Jokowi Diminta Tunjuk Kapolri Baru yang Berjiwa Pemimpin

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Joko Widodo diminta agar menunjuk sosok Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) baru pengganti Jenderal Polisi Sutarman yang berjiwa pemimpin. Pasalnya saat ini, institusi kepolisian dihadapkan dengan berbagai persoalan yang mengindikasikan lemahnya kepemimpinan.

Permintaan itu diungkapkan Ketua Persaudaraan Kader HMI se-Jawa Imam Budi. Menurutnya, posisi kursi nomor satu di tubuh institusi polri ini tersebut sangat penting karena tidak hanya menyangkut masa depan polri, tetapi juga stabilitas nasional.

“Banyaknya isu korupsi dan konflik anggota polri dengan anggota TNI akhir-akhir menunjukkan lemahnya kepemimpinan dua institusi tersebut. Itu menjadi pemicu bahwa pemimpin dua institusi ini sulit mengendalikan secara hirarkis pasukannya sampai ke bawah,” kata Imam dalam keterangannya, Senin (22/12/2014).

Tidak hanya persoalan tersebut, menurutnya polri juga dihadapkan dengan ancaman disintegrasi yang dilancarkan oleh kelompok ekstremis, seperti OPM di Papua.

“Jadi untuk mengatasi hal itu butuh pemimpin yang berjiwa pemimpin,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Koordinator Kader HMI Makassar Andi Wahyuddin. Menurutnya saat ini tidak kurang dari empat calon yang diwacanakan bakal menjadi kapolri. Di antaranya Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti, Kabareskrim Komjen Suhardi Alius, dan Kepala Lemdikpol Komjen Budi Gunawan.

Hanya saja dari sekian nama tersebut, Syahrul yakin bahwa sosok yang tepat diberi kepercayaan tersebut adalah Budi Gunawan.

“Saya menilai figur intelektual dan berjiwa pemimpinyang mumpuni adalah Komjen Budi Gunawan untuk jadi kapolri. Beliau sangat pas memimpin institusi polri. Presiden perlu mempertimbangkan siapa yang bakal menjadi kapolri,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia berharap agar Presiden Jokowi tidak salah dalam memilih Kapolri karena ia berimplikasi terhadap jaminan keamanan dan pelayanan masyarakat.

“Saya sebagai Ketua Persaudaraan Kader HMI Makassar mendukung Komjen Budi Gunawan kader beliau seorang sederhana dan mampu mengembalikan kejayaan polri yang pelindung, pelayan, pengayom masyarakat.”

Diketahui, Jenderal Pol Sutarman saat ini berumur 57 tahun. Mantan Kabareskrim Polri itu lahir di Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah 5 Oktober 1957. Dia menjabat Kapolri yang sejak 25 Oktober 2013 menggantikan Jenderal Pol Timur Pradopo. Sesuai UU, Sutarman baru akan pensiun pada 5 Oktober 2015 mendatang.