Cuaca di Lokasi Pencarian Cerah, Basarnas Kerahkan Kekuatan

Foto: Antara

Jakarta,Sayangi.Com– Direktur Operasional Basarnas, Mayjen TNI Tatang Zainuddin, mengatakan cuaca di lokasi jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 pada Kamis (1/1) pagi cukup cerah.

“Cuaca pada pagi ini di area pencarian jam 07.00 WIB cerah, ombaknya dua hingga 2,5 meter,” ujar Tatang dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Cuaca diperkirakan akan berubah pada jam 13.00 WIB, yang mana ombak mencapai tiga meter. Jam 19.00 WIB, menurut Tatang, ombak akan mencapai empat meter dan semakin malam akan bertambah besar.

Tatang mengatakan, memanfaatkan cuaca yang baik di pagi hari, Badan SAR Nasional mengerahkan semua unsur kekuatan dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan Selat Karimata.

Untuk hari ini, lanjut Tatang, area pencarian diperluas. Basarnas menambah jumlah penyelam dan mengerahkan kapal BPPT.

“Kita menyusuri laut dengan kapal dan pesawat,” ujarnya.

Basarnas melakukan penambahan 11 kapal. Sejumlah kapal bantuan luar negeri juga mulai berdatangan di lokasi.

Dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebanyak satu pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat CN 295 telah bertolak ke lokasi pencarian pada Kamis pukul 06.15 WIB.

Sementara itu, dari Pangkalan Bun dilaporkan, tim gabungan kembali mengevakuasi dua jenazah penumpang korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan selat karimata, sehingga sampai hari kelima pencarian sudah delapan jenazah yang telah ditemukan dan dievakuasi.

“Pagi ini dua lagi jenazah korban berhasil kita evakuasi dari KRI,” kata Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Jhonson Simatupang, di Pangkalan Bun, Kamis.

Dua jenazah sudah diterbangkan ke Surabaya pada Rabu kemarin. Jenazah lainnya akan diterbangkan ke Surabaya menggunakan pesawat secara bergantian. Persiapan sedang dilakukan di rumah sakit dan bandara.