Hayati Lutfiah, Korban AirAsia QZ8501 Pertama Yang Dimakamkan

Foto: Reuters

Sidoarjo,Sayangi.Com– Hayati Lutfiah Hamid, 49, korban musibah pesawat AirAsia Flight QZ8501 yang jasadnya ditemukan di perairan Selat Karimata, sudah dimakamkan secara Islam di TPU Sawotratap, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (1/1) petang.

Dari 10 jenazah yang sudah ditemukan Basarnas hingga hari keenam pencarian, Hayati adalah korban AirAsia QZ8501 yang telah dimakamkan.

Kepastian identitas jenazah didapatkan berdasarkan beberapa data primer. Menurut Kepala tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim, Kombes Budiyono, identitas jenazah Hayati diketahui setelah mencocokkan gabungan dari data post-mortem dan anti-mortem yang dihimpun seperti sidik jari dan bekas operasi seksio sesaria. Juga dari perhiasan yang masih melekat di tubuh korban.

Sebelum dimakamkan, jenazah Hayati diterima pihak keluarga dari AirAsia Indonesia di Mapolda Jawa Timur. Peti jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Nila, Sawotratap, Kabupaten Sidoarjo yang merupakan kediaman Soemamik Saeran yang merupakan ibu mertua dari Hayati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hayati dan keluarganya naik pesawat AirAsia Flight QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura untuk liburan tahun baru. Keluarga yang terbang bersama Hayati dengan pesawat yang sama adalah mertuanya Soemanik, suaminya Djoko Suseno, dan anaknya Naura Kanita Rosada Suseno.

Basarnas saat ini terus mencari badan pesawat dan seluruh penumpangnya. Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui, dan belum ada satupun penumpang yang ditemukan selamat.

Salah seorang kerabat Hayati, seperti dikutip kantor berita AP, mengatakan: “Saat ini, kami diliputi rasa khawatir, tiga anggota keluarga kami masih hilang, kami berdoa bersama setiap malam agar mereka dapat segera ditemukan.”