Ini Kata Cak Lontong Tentang Dua Kubu di PPP

Foto: Uniqpost

Jakarta, Sayangi.com – Komedian kocak Lies Hartono atau yang akrab dipanggil Cak Lontong menghadiri acara tasyakuran hari lahir Partai Persatuan Pembangunan ke-42 dan ta’aruf (perkenalan) DPP PPP kubu Romahurmuziy, di Jakarta, Senin (5/1) malam. Tentu saja, ia diundang untuk menghibur hadirin.

Dalam lawakannya, Cak Lontong menyoroti perpecahan yang saat ini terjadi di tubuh PPP. Ia punya alasan sendiri apakah harus mendukung kubu PPP versi Munas Surabaya pimpinan Romahurmuziy atau kubu PPP Dzan Faridz yang merupakan hasil Muktamar Jakarta.

“Saya besar dan lahir di Surabaya. Maka Muktamar Surabaya yang saya akui,” kelakar Cak Lontong, yang langsung disambut tepuk tangan hadirin. 

Stand up komedian yang dikenal dengan salam Lempernya ini juga menyindir mantan Ketum PPP Suryadharma Ali yang akrab disapa SDA.

Tema Harlah yang diangkat PPP kubu Romi yakni ‘Konsolidasi dan Regenerasi untuk Modernisasi’,  menurut Cak Lontong, memberi isyarat pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalam partai. “Itu artinya tantangan PPP harus bergantung pada SDM, bukan pada SDA,” katanya, yang langsung mendapatkan tepuk tangan meriah dari hadirin.

Selain Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, hadir dalam Harlah PPP kubu Romi ini beberapa petinggi partai politik, terutama dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristanto, Ketua PKB Jazuli, dan Sekjen DPP Partai Golkar versi Agung Laksono, Zainudin Amali.