Romahurmuziy Sebut Tiga Syarat PPP Bisa Islah

Jakarta, Sayangi.com– Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy tidak menutup diri untuk islah. Menurutnya, menyatukan dua kubu, yakni kubu dirinya dan PPP kubu Suryadharma Ali yang kini dipimpin Dzan Faridz sangat mungkin dilakukan.

Hanya saja, hal itu kata dia, tetap mengacu pada pedoman-pedoman islah itu sendiri. Pertama, harus mengikuti “the rule mayority”, yakni mengikuti suara mayoritas. 

“Kedua, yang tidak sah harus ikut yang sah, karena (dalam berjamaah) enggak bisa makmum kepada orang yang tidak punya wudhu’,” kata Romi dalam sambutannya pada acara Harlah PPP ke-42 di Gedung Joeang, Jakarta, Senin (5/1/2014) malam.

Sedangkan ketiga, karena pihaknya sudah mendapatkan surat keputusan (SK) dari Menteri Hukum dan HAM. Menurutnya, status SK tersebut kuat, sehingga tidak bisa disepelekan.

“SK Menteri itu setara UU,” jelasnya.

Selain Menkopolhukam, Tedjo Edhy Purdijatno, hadir dalam Harlah PPP kubu Romi ini beberapa petinggi partai politik, terutama dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Di antara Sekjen PDIP, Hasto Kristanto dan Ketua PKB Jazuli. Hadir pula Sekjen Partai Golkar versi Agung Laksono, Zainuddin Amali.