AS Menentang Kebijakan Israel Bekukan Dana Pajak Palestina

Foto: Ist

Washington,Sayangi.Com– Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menentang kebijakan Pemerintah Israel untuk membekukan transfer dana pajak yang menjadi hak Otorita Palestina.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Psaki, mengatakan bahwa keputusan Israel itu akan meningkatkan ketegangan.

“Yang kita coba hindari di sini adalah maju mundur dengan saling membalas,” kata Psaki, Senin (5/2), seperti dikutip BBC.

Seperti diberitakan sebelumnya, PM Israel Benyamin Netanyahu mengambil kebijakan untuk membekukan transfer bulanan dana pajak ke Palestina sebagai reaksi atas langkah Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang telah menandatangani statuta Roma untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Dengan bergabung ke ICC di Den Hag, Belanda, Palestina berharap bisa menuntut Israel dengan kejahatan atas kemanusiaan di wilayah yang diduduki.

Walau tidak ada jaminan akan diterima, upaya tersebut ditentang oleh Israel dan Amerika Serikat.

Para pejabat Israel mengatakan, transfer dana pajak bulanan yang dibekukan itu berjumlah 500 juta shekel atau sekitar Rp1,5 triliun, yang setara dengan dua pertiga anggaran belanja orotitas Palestina.

Dana pajak yang dimaksud adalah pajak warga Palestina yang dipungut oleh pemerintah Israel dan kemudian ditransfer setiap bulan ke Otorita Palestina.