Video: Polisi Ditembak Mati Saat Penyerangan di “Charlie Hebdo”

Paris, Sayangi.com – Peristiwa berdarah yang menewaskan 12 orang dalam aksi bersenjata yang terjadi di kantor pusat majalah satir “Charlie Hebdo” di Paris, Perancis, Rabu, menggemparkan dunia dan menjadi trending topic dunia di jagat Twitter. Beberapa jam setelah aksi penyerangan tersebut beredar video yang memperlihatkan seorang polisi ditembak hingga tewas oleh sekelompok penyerang yang menggunakan penutup kepala.

Sejumlah media memberitakan, total korban tewas adalah 10 staf majalah dan dua orang petugas polisi, namun hingga berita ini diturunkan baru lima orang yang dirilis namanya:

1. Stephane Charbonnier alias Charb, editor sekaligus kartunis
2. Cabu, kartunis, kartunis
3. Georges Wolinski, kartunis
4. Bernard Verlhac alias Tignous, kartunis
5. Bernard Maris, penulis

Aksi penyerangan ini diduga merupakan reaksi terhadap publikasi “Charlie Hebdo” yang beberapa kali menampilkan gambar karikatur Nabi Muhammad dengan nada menghina.

Rekam jejak majalah mingguan “Charlie Hebdo”, sebagaimana dikutip dari The Guardian, halaman utama dengan gambar karikatur Nabi Muhammad tertulis sebagai editor majalah “Charia Hebdo” dan berkata “hukum cambuk 100 kali bila Anda tidak mati tertawa”.

Aksi penyerangan oleh pria bersenjata terekam oleh kamera dan foto orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sebuah video yang dipantau Sayangi.com dari laman LiveLeak memperlihatkan bagaimana sekelompok penyerang yang berpakaian serba hitam tersebut mengeksekusi polisi dari jarak dekat dan kemudian kabur. Polisi malang tersebut tertembak jatuh dan kemudian mengangkat tangan tanda menyerah, namun penyerang justru menghampiri dan mengarahkan senjata serbunya ke arah kepala dan menembakkannya hingga korban tak bergerak lagi.

Berikut ini adalah video yang mengerikan tersebut.

Video penyerangan Polisi di Charle Hebdo Paris Prancis

[iframe width=”640″ height=”360″ src=”http://www.liveleak.com/ll_embed?f=7b5cac4facf6″ frameborder=”0″ allowfullscreen ]

Sumber: LiveLeak