Kandidat Ketum HIPMI Ini Dinilai Punya Gagasan Ekonomi yang Jelas

Jakarta, Sayangi.com – Tiga Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia hadir pada Dialog dalam Economic Challenges membahas topik “Hipmi Menjawab Tantangan Global”.

Hadir sebagai narasumber yakni Bendahara umum BPP HIPMI, Bayu Priawan Joko Sutono. Ketua Bidang Infrastruktur dan Property, Bahlil Lahadalia dan Wakil Sekjen BPP Hipmi, Andhika Anindyaguna, Selasa (6/1/2015).

Pengamat Ekonomi Universitas Brawijaya Prof Dr Ahmad Erani Yustika mengatakan, dari ketiga kandidat Ketua Hipmi itu, konsep ekonomi yang dibawakan Bahlil Lahadalia merupakan yang paling matang dan sangat “practical”.

“Bahlil datang dari daerah, dan konsep yang diutarakannya merupakan pengalaman jatuh bangun dari dirinya sendiri, jadi itu sangat praktis bukan teoritis. Konsep ekonominya juga sangat jelas dari bunga untuk UKM, pemerataan ekonomi di Indonesia,” tutut Erani saat dihubungi, Rabu (7/1/2015).

Bahlil Lahadalia pada pemaparan konsep yang disiarkan langsung di Metro TV itu menekankan bahwa regulasi harus berpihak kepada UMKM. Dalam permodalan, Hipmi akan terus mendorong dan memberi masukan agar bunga kredit bagi UMKM tidak lebih dari 10 persen. Selama ini UMKM dibebani bunga kredit 17 persen, sedangkan

bunga kredit pengusaha besar saja 12 persen.

“Di sinilah Hipmi memosisikan diri sebagai mitra sejajar untuk memberikan pikiran-pikiran yang cerdas dan masukan bagi perbaikan regulasi dari pemerintah,” tegas Bahlil.