Yordania Eksekusi Pejuang ISIS Sebagai Balasan Kematian Pilotnya

Foto: Reuters

Amman, Sayangi.Com– Yordania telah mengeksekusi dua narapidana, yakni Sajida al-Rishawi, yang ditangkap setelah gagal melakukan misi bom bunuh diri, dan Ziyad Karboli seorang anggota al-Qaeda.

Keduanya dihukum mati saat matahari terbit, kata pejabat setempat, seperti dikutip BBC.

Rishawi, yang berbangsaan Irak, dijatuhi hukuman mati atas aksinya dalam serangan di ibukota, Amman, yang menewaskan 60 orang pada tahun 2005.

Eksekusi ini dilaksanakan hanya dalam hitungan jam setelah ISIS mengunggah video daring yang mereka klaim menunjukkan pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh dibakar hidup-hidup.

Sebelumnya, Yordania menawarkan pertukaran Sajida al-Rishawi dengan Letnan penerbang Moaz al-Kasasbeh. Pilot berusia 26 tahun ini ditangkap setelah pesawatnya jatuh di Suriah pada bulan Desember dalam misi memerangi ISIS.

Gugur sebagai martir

Juru bicara angkatan bersenjata Yordania, Mamdouh al-Ameri, mengatakan pada hari Selasa bahwa Lt. Kasasbeh telah “gugur sebagai martir”.

“Darahnya tidak akan tumpah sia-sia. Pembalasan dan hukuman kami akan sebesar kehilangan yang telah menimpa Yordania,” kata Al-Ameri.

Pada hari Rabu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, dia merasa “sangat marah” ketika mendengar bahwa pilot Yordania “dibakar sampai mati secara mengerikan”.

Abe menyatakan solidaritas dengan orang-orang Yordania dan bersumpah untuk tidak “tunduk terhadap terorisme”.

Sumber: BBCIndonesia