Vokalis Band Metal Napalm Death Kirim Surat untuk Jokowi

Foto: Sayangi.com

London, Sayangi.com – Vokalis band metal Napalm Death, Mark ‘Barney’ Greenway mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait vonis hukuman mati terhadap terpidana kasus narkotika dari Inggris, Lindsay Sandiford.

Sepucuk surat tersebut dikirimkan Barney kepada Jokowi, yang pernah mengaku sebagai penggemar band metal asal kota Birmingham, Inggris tersebut, demi memohon pengampunan untuk Lindsay Sandiford.

“Saya menulis kepada Anda lagi untuk memohon belas kasihan dan menahan diri, kali ini mengenai kasus Lindsay Sandiford, seorang tahanan dari Inggris yang akan dieksekkusi atas keterlibatannya mengedarkan kokain,” tulis Barney dalam suratnya seperti dikutip dari The Independent, Kamis (5/2).

Mark menjelaskan alasannya menulis surat yang pertama kali dipublikasikan oleh harian Inggris itu. Ia pun mengungkapkan agar Jokowi memiliki belas kasihan terhadap Sandiford.

Pekan lalu, musisi band metal itu juga telah mengajukan banding ke Presiden Jokowi agar membantu pengampunan warga negara Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Keduanya juga divonis mati atas kasus narkoba di Indonesia.

Lindsay Sandiford yang berusia 56 tahun itu divonis mati pada 2013 di Bali, karena membawa 4,7 kilogram kokain. Namun, dia mengklaim dipaksa untuk membawa zat terlarang itu oleh bandar narkotika yang mengancam akan membunuh anak-anaknya.

Sementara itu, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta menyatakan, mereka telah menawarkan dan menyediakan sokongan konsuler kepada Lindsay secara konsisten. Namun, pada suatu ketika sokongan itu dihentikan lantaran Lindsay yang menolak.

Bagaimanapun, sebagaimana dinyatakan Kedutaan Besar Inggris, pemerintah Inggris menentang hukuman mati kepada Lindsay Sandiford.