Ahok Targetkan Kemacetan Jakarta Berkurang Pada 2016

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku upaya mengatasi kemacetan di Ibu kota termasuk pengoperasian transportasi massal bus Transjakarta selama 10 tahun dinilai gagal. Kegagalan terlihat dari perawatan infrastruktur halte dan bus yang tidak memadai, belum maksimalnya penerapan sistem e-ticketing, masalah pembelian bus, serta belum sterilnya jalur bus Transjakarta.

Karenanya, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi masalah kemacetan, salah satunya dengan membangun Mass Rapid Transit (MRT).

“Jakarta memang paling macet. Soal survei Jakarta macet makanya kita lagi mau bangun Mass Rapid Transit (MRT) kan butuh waktu. Monorel sudah gagal,” kata Ahok di Balaikota Jakarta, Kamis (5/2).

Ahok juga berjanji akan menambah armada bus Transjakarta melalui sistem e-catalog serta menerapkan sistem electronic road pricing atau jalan berbayar elektronik di kawasan padat dan parkir elektronik di seluruh ibu kota.

”PT transpotasi Jakarta baru kerja sekarang. Tinggal lihat saja sekarang, satu bulan terminal-terminal bus Transjakarta lebih bagus enggak. Halte Kampung Melayu sekarang lebih bagus enggak? Target kita 2016 akhir sudah selesai. Beri kami waktu, kita akan maksimalkan semuanya,” ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.