KBRI Imbau WNI di Australia Tingkatkan Kewaspadaan

Canberra,Sayangi.Com– Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia, hari Jumat (13/2), mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) maupun diaspora Indonesia di Australia untuk meningkatkan kewaspadaaan berkenaan dengan situasi akhir-akhir ini.

Walau tidak menyebut secara spesifik apa yang dimaksudkan dengan situasi akhir-akhir ini, salah satu hal yang mendasari pengeluaran imbauan tersebut karena dalam waktu dekat ada dua warga Australia, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, akan dieksekusi mati di Indonesia.

Seperti diketahui, kedua warga negara Australia yang dijatuhi hukuman mati dalam kasus narkoba itu, saat ini ditahan di LP Denpasar dan permohonan grasinya sudah ditolak oleh Presiden Jokowi.

Dalam beberapa minggu terakhir, perkembangan mengenai kasus Chan dan Sukumaran banyak menghiasi media Australia terutama berkenaan dengan kemungkinan mereka akan dieksekusi.

Menurut juru bicara KBRI di Canberra, Sade Bimantara kepada wartawan ABC L Sastra Wijaya hari Jumat (13/2), mereka sudah menerima ribuan korespondensi mengenai perkembangan tersebut.

“Kami menerima ribuan korespondensi itu dalam bentuk surat, email, telepon, dan yang lainnya, yang akan kami teruskan ke Jakarta,” kata Bimantara, seperti dirilis dalam laman setkab.go.id.

Dalam imbauannya, bagian Penerangan Sosial Budaya KBRI meminta agar WNI untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan meningkatkan kewaspadaan dan selalu mencermati perkembangan situasi keamanan di sekitarnya melalui berbagai sarana.

KBRI meminta agar WNI dan Diaspora Indonesia di Australia selalu membawa tanda pengenal yang masih berlaku, seperti paspor, kartu mahasiswa, bukti identitas lainnya, dan selalu mengindahkan peraturan setempat.

WNI di Australia juga diimbau untuk tidak terpancing oleh tindakan-tindakan yang bersifat provokatif dan menghindari ikut campur dalam politik dalam negeri Australia baik secara verbal, tulisan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan situs jejaring lainnya.

Jika ada masalah yang dihadapi oleh warga Indonesia di Australia, demikian imbauan KBRI, mereka diminta menghubungi KBRI dan Konsulat Jenderal / Konsulat Republik Indonesia di Australia melalui nomor hotline 24 Jam pada nomor:

+61.450.475.094 (KBRI Canberra)
+61.467.227.487 (KJRI Sydney)
+61.477.007.075 (KJRI Melbourne)
+61.499.772.978 (KJRI Perth)
+61.438.843.040 (KRI Darwin).