Budi Gunawan Temui Jokowi, Pelantikan Kapolri Masih Belum Jelas

Jakarta,Sayangi.Com– Calon Kapolri Komjen Pol. Budi Gunawan mengaku sudah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Senin (16/2) hari ini, untuk melaporkan keputusan sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan yang menetapkan bahwa penetapan tersangka dirinya oleh KPK tidak sah dan tidak berdasar atas hukum sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

Dalam pertemuan yang hanya berlangsung sekitar 10 menit itu, menurut Budi Gunawan, Presiden Jokowi mengucapkan selamat dan mengatakan bahwa kebenaran telah terungkap. Meski begitu, Jokowi sama sekali tidak menyinggung soal pelantikan Kapolri.

“Saya seorang prajurit, anggota Bhayangkara. Soal pelantikan Kapolri sepenuhnya menjadi kewenangan Bapak Presiden,” kata Budi Gunawan, dalam wawancara via telephone dengan Metro TV, Senin sore.

Beberapa kali wartawan Metro TV menanyakan tentang kapan pelantikan Kapolri dan apa sikap yang akan diambil Budi Gunawan jika Presiden Jokowi batal melantiknya. Budi Gunawan kembali menjawab dengan pernyataan bahwa ia adalah prajurit dan akan taat pada apapun keputusan yang akan diambil oleh Presiden.

Budi Gunawan mengemukakan bahwa yang terpenting dari keputusan PN Jakarta Selatan yang mengabulkan permohonannya adalah dirinya sudah memperoleh kebenaran dan nama baiknya sudah dipulihkan dari tuduhan melakukan tindak pidana korupsi. Keputusan praperadilan PN Jaksel ini juga positif untuk nama baik dan martabat institusi kepolisian dimana ia bertugas.

“Ini juga menjadi pembelajaran bagi proses penegakan hukum di Indonesia. Tidak boleh sewenang-wenang. Cukup saya saja, biarlah saya jadi orang terakhir di negeri ini yang mengalami pendzaliman seperti ini,” ujarnya.