PPI: Saatnya Memikirkan Bangsa, Selamatkan KPK dan Polri

Foto: MA

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Jokowi telah mengambil keputusan penting terkait polemik KPK – Polri dengan memberhentikan sementara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Abraham Samad dan Bambang Widjoyanto,  karena keduanya menjadi tersangka, dan mengangkat Taufiqurachman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi SP sebagai Plt Komisioner KPK yang berlaku sampai bulan Desember.

Keputusan penting lain Presiden Jokowi adalah membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan dan akan mengajukan calon Kapolri baru yakni Komjen Badrodin Haiti untuk segera diproses dan disetujui oleh DPR RI.

Poros Pemuda  Indonesia (PPI) mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati dan mendukung keputusan Presiden Jokowi tersebut.

“Jangan lagi tenaga, pikiran dan perhatian kita terkuras oleh konflik serta polemik KPK – Polri yang berkepanjangan Masih banyak persoalan bangsa yang harus dituntaskan, mulai dari masalah kemimpinan, moral bangsa, keamanan, kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan problem bangsa lainnya,” kata Ketua Umum PPI, Muhlis Ali di Jakarta, Kamis (19/2).

Muhlis yang juga mantan Ketua DPP KNPI memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada Komjen Budi Gunawan yang menerima dengan lapang dada atas keputusan Presiden. Menurutnya, sikap tersebut adalah sikap seorang negarawan yang patut dijadikan contoh, bahwa demi bangsa dan negara kepentingan pribadi harus dikesampingkan.

Muhlis menilai, pilihan Presiden Jokowi menunjuk calon Kapolri Baru Komjen Badrodin Haiti adalah pilihan yang sangat tepat. Ia berpendapat, Badrodin Haiti adalah jenderal senior dilingkugan Polri, saat ini menjabat Wakapolri dan pernah menjadi Kabaharkam dan Kapolda di beberapa Provinsi. Rekam jejaknya di lingkugan Polri sangat lengkap.

“Dan yang lebih penting, Pak Badrodin Haiti adalah sosok pribadi yang santun, kalem, apa adanya dan pasti tegas,”  kata tokoh pemuda Madura itu.