Sebut Sebagai Brutus Istana, Relawan Jokowi Minta Luhut dan Andi Dipecat

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Sejumlah massa yang menamakan diri Relawan Jokowi Usir Brutus Istana meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencopot Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto dan Kepala Staff Kepresidenan, Luhut Binsar Panjaitan dari posisinya saat ini. Massa terlihat membagi-bagikan selebaran. Koordinator Relawan Jokowi Usir Brutus Istana, Arief menyatakan kekisruhan politik dan hukum semakin buruk akibat adanya campur tangan dua orang dekat presiden itu.

Keduanya dituding ingin menjatuhkan Presiden Jokowi dalam kisruh yang terjadi antara Polri dan KPK.

“Kami melihat ada dugaan dua orang ini ingin menjatuhkan Jokowi dalam kisruh politik dan hukum yang terjadi hari ini,” kata Koordinator Relawan Jokowi Usir Brutus Istana, Arif saat menggelar aksi di Bundaran HI, Minggu (22/2).

Arif mengatakan, Luhut dan Andi terlalu banyak mencampuri urusan Presiden Jokowi. Salah satunya mempengaruhi Presiden agar batal melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri.

“Indikasinya, BG (Budi Gunawan) batal dilantik gara-gara mereka, Andi dan Luhut. Mereka terlalu banyak mencampuri urusan kepresidenan, hari ini BG tak dilantik karena persoalan mereka,” ungkapnya.

Menurut Arif, seharusnya keputusan melantik atau tidak melantik Komjen Budi Gunawan menjadi wewenang presiden Jokowi tanpa ada campur tangan.

“Ini kan wewenangnya ada di Presiden, karena memang di sidang praperadilan kemarin gugatan BG dikabulkan dan sudah semestinya dilantik menjadi Kapolri,” terangnya.

Arif mengungkapkan, saat Pemilu Presiden 2014 lalu, pihaknya merupakan relawan yang mendukung Jokowi menjadi presiden.

 “Kami ini relawan yang dukung presiden waktu pilpres dan kami akan terus mengawal Jokowi sampai lima tahun ke depan,” pungkasnya.