Ahok Berjanji Akan Bongkar Kecurangan Dewan Terkait APBD DKI

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi. com – DPRD DKI Jakarta telah menggulirkan hak angket kepada Gubrnur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kamis (26/2). Meski mengaku tidak peduli dengan perjalanan hak angket tersebut, namun Ahok ternyata memiliki data untuk dijadikan amunisinya. Kepada awak media, Ahok berjanji akan membongkar kecurangan yang dilakukan dewan saat menyusun APBD DKI 2014.

“Sekarang kita lihat saja nih. (Sambil nunjukkin berkas) ini APBD tahun 2014 hampir semua sekolah (ada dana siluman), kita ada bukti 55 sekolah itu dianggarkan Rp 6 miliar untuk pengadaan uninterruptible power supply (UPS),” ujar Ahok di Balaikota Jakarta, Jumat (27/2).

Ia mencurigai pengadaan UPS dalam rancangan APBD DKI 2015 yang diajukan DPRD berkaitan dengan APBD 2014 lalu. Karena hal serupa juga ditemukan dalam anggaran tahun ini.

“Saya kira ini kita lagi selidikin ini jangan-jangan pemasoknya sama. Satu sekolah pasang UPS sampai Rp 5,8 miliar,” ujarnya.

Ahok mengungkapkan, DPRD sengaja memaksa eksekutif menandatangani RAPBD 2015 yang isinya serupa dengan APBD 2014. E-budgeting yang belum disusun tahun 2014 lalu dijadikan Ahok sebagai alasan mengapa tidak menghadang pembelian proyek tersebut.

“Ini kenapa bisa terjadi di 2014, kalian ingat nggak semua SKPD menolak e-budgeting karena nggak bisa masukin harga satuan? Makanya saya sabar nunggu sampai selesai 2014 untuk masukin semua keluarlah angka ini,” katanya.

Ahok membantah ancaman ini akan dijadikan sebagai bahan untuk lobi dan negosiasi anggota dewan. Namun, Ahok enggan menjawab kapan temuannya tersebut akan dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Tenang saja. Kan dia (DPRD) baru paripurn. Kasih nafas dulu dia. Kita tes dulu,” pungkasnya.