Keluarga Pelaku Begal yang Tewas: Dia Bukan Anggota Geng Motor

Tangerang, Sayangi.com – Keluarga Hendriansyah, seorang begal motor yang tewas dibakar massa di Pondok Aren, Tangerang Selatan mengatakan bahwa Hendriansyah bukan anggota geng motor dari kelompok tertentu.

“Gimana mau jadi anggota geng motor, kalau sepeda motor saja anak saya tidak punya,” kata ibu Hendriansyah, Sutina, di rumahnya, Jumat (28/2).

Sutina mengaku Hendriansyah tidak pulang ke rumah sudah dua tahun lamanya. Janda beranak lima ini sangat yakin Hendriansyah tidak terlibat dalam tindakan kejahatan yang merenggut nyawa anaknya tersebut.

“Anak saya rajin dan pendiam, saya yakin dia anak yang baik,” kata janda lima anak itu.

Adik Hendriansyah, Syahra juga yakin jika kakaknya itu bukan anggota geng motor.

“Kakak bukan geng motor, teman-temannya enggak ada yang suka balapan motor, kakak juga enggak ada sepeda motor,” kata Syahra.

Jenazah Hendriansyah dimakamkan di belakang rumah orangtuanya di TPU Larangan, Kamis (26/2) malam, setelah keluarganya mengambil jenazahnya di RSUD Tangerang. Mereka meyakini mayat tersebut adalah anak mereka setelah mengenali ciri ciri dan tatto di bagian tubuhnya.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Pondok Aren Inspektur Satu Agung Aji mengatakan polisi melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya yang diduga menjadi komplotan begal motor tersebut. Tiga kawan Hendriansyah berhasil melarikan diri pada Selasa (24/2) lalu dari amuk massa. “Kami sudah menyebar anggota untuk melakukan penangkapan ketiga pelaku lainnya” terangnya.

Hendriansyah tewas dibakar massa di sekitar tempat kejadian perkara di Jalan Masjid Baiturrahim Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa dini hari lalu 24 Februari 2015.