Kongres PAN Ricuh, Satu Orang Terkena Lemparan Kursi ‎

Foto: Sayangi.com

Nusa Dua, Sayangi.com – Suasana sidang pendahuluan yang membahas tata tertib kongres IV PAN berlangsung panas dan diwarnai pelemparan kursi.

“Iya betul tadi ada kericuhan dari dua kubu peserta. Terjadi hujan interupsi dan dorong-dorongan. Kasihan, yang terkena lemparan kursi padahal peserta yang duduk tertib dan tak terlibat kericuhan,” kata peserta yang dipanggil Romo, dari DPD Minahasa Timur di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3).

Peserta yang terluka ringan tersebut diketahui bernama Rafi Ginting dari Karo Sumatera Utara.
Rafi bernasib sial saat sejumah peserta meributkan verifikasi kepesertaan dari 8 DPD. 

Kongres PAN sendiri ‎akhirnya menganulir kepesertaan dari DPD yang bermasalah sehingga jumlah suara yang diperebutkan di kongres PAN kali ini berkurang 8 dari yang sebelumnya 593 menjadi 585. 

Delapan DPD yang dianulir berasal dari 5 DPD di Maluku Utara dan 3 DPD Nusa Tenggara Timur akibat terjadinya dualisme kapengurusan. Sebelumnya,  dualisme kepengurusan sejumlah DPD  ini telah diselesaikan oleh Majelis Penyelesaian Sengketa (MPS) DPP PAN namun tetap berlanjut hingga pelaksanaan kongres.

Hingga berita ini diturunkan, sidang masih diskors. Peserta yang terbagi dalam dua kelompok melakukan briefing masing-masing. Kubu Hatta Rajasa membriefing pendukungnya di sebelah kiri ruang utama kongres, sementara peserta dari kubu Zulkifli Hasan dibriefing di dalam ruangan utama dan kemudian berlanjut  ke ruang makan di sebelah kanan arena. Kedua kandidat memimpin langsung briefing terhadap pendukungnya masing-masing.