BNPT: Website Jadi ‘Lahan Empuk’ Merekrut Calon Teroris

Foto: Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyorot tentang perkembangan website di Tanah Air. Namun yang disoroti lebih banyak website yang mengandung muatan dan informasi yang dapat merekrut calon pelaku kekerasan atau tindak terorisme.

Dalam temuan BNPT, website dengan konten tersebut tiap tahun mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Misalnya dalam kurun waktu dua tahun saja peningkatannya lebih dari 100 persen.

“Website yang dimanfaatkan teroris berkembang. Pada 2013 ada 2.650 website yang melakukan propaganda terorisme. Setahun kemudian bertambah menjadi 9.800 website,” kata Deputi I Bidang Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen (TNI) Agus Surya Bakti dalam dialog “Pencegahan Terorisme Dalam Dunia Maya” di Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Ironisnya kata dia, sekian banyak website tersebut tidak hanya memuat konten tentang informasi, tetapi juga mengandung upaya perekrutan calon-calon teroris.

“Masalah krusial saat ini adalah propaganda teroris melalui dunia maya. Mereka menjadikan internet untuk propaganda karena mudah diakses, tidak ada kontrol, punya audiens yang luas, serta tidak bisa diketahui identitasnya,” jelasnya.

Agus juga menjelaskan, bila ditelusuri ternyata pelaku penyebaran aksi kekerasan melalui dunia maya tidak banyak perubahan dari waktu ke waktu. Namun demikian, lambat laun jumlah pengikut mereka semakin bertambah.

“Orangnya itu-itu saja. Tetapi simpatisan mereka belajar. Akibatnya kok kayaknya mereka banyak sekali. Jadi ini potensi ancaman bagi kedaulatan NKRI,” kata Agus.

Selain Agus, narasumber lain yang hadir dalam acara ini Pengasuh Kompasiana Pepih Nugraha dan mewakili jurnalis Chamad Hojin.

http://www.examitpass.com/210-260.html