Guru Diminta Mampu Jelaskan “Local Wisdom” Madura

Foto: Istimewa

Bangkalan, Sayangi.com – Para pengajar di Madura diharapkan mampu menjelaskan kepada anak didik mengenai kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Madura agar tetap bisa dilestarikan sebagai khazanah sosial budaya masyarkat di pulau garam tersebut. Demikian pandangan anggota DPR RI asal Madura Nizar Zahro saat dihubungi Sayangi.com, Jum’at (5/3).

Politisi asal Partai Gerindra itu menilai gencarnya infiltrasi budaya asing yang masuk melalui arus informasi dan globalisasi harus diakui telah mengancam nilai sosial dan norma masyarakat Indonesia. Karenanya, peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta menumbuhkan minat para pelajar untuk menggali kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Madura.

“Itulah tugas mulia para guru. Local wisdom yang perlu diajarkan setidaknya bisa berbentuk keunggulan budaya Madura, nilai-nilai suci, maupun pengetahuan yang dianggap baik dan berlangsung secara turun-temurun, termasuk bagaimana mengajarkan sastra Madura secara benar. Makanya saya menyambut baik pelaksanaan Workhsop implementasi empat pilar terhadap para guru di Bangkalan,” jelas anak buah Prabowo yang duduk di Komisi V DPR RI tersebut.

Ratusan guru dan Kepala Sekolah di Kecamatan Kwanyar Bangkalan mengikuti workshop nasional bertema “Implementsi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara Terhadap Kemampuan Guru dalam Memanfaatkan Bahasa Serta Sastra Madura Sebagai Karakteristik Kearifan Lokal Budaya Daerah”. Workshop yang diadakan oleh MPR RI dan UPT Dinas Pendidikan Kwanyar tersebut dilaksanakan di Graha Fatmawatama Al-Asyari Hall Bangkalan pada tanggal 5-7 Maret 2015.

Nizar, yang merupakan salah satu narasumber pada hari pertama workshop tersebut juga menghimbau para guru agar tak pernah bosan menanamkan empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara atau yang sering disebut empat pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Nilai yang terkandung dalam empat pilar berbangsa itu telah terbukti mengokohkan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Para pendiri bangsa telah dengan tepat merumuskannya sebagai sebuah hasil kristalisasi dari sosio kultural masyarakat Indonesia,” kata Nizar.

http://www.examitpass.com/642-035.html