Aburizal Minta Fraksi Golkar Tetap Jalankan Tugas Seperti Biasa

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) hasil Musyawarah Nasional Bali, Aburizal Bakrie (ARB) meminta pimpinan fraksinya di DPR tetap menjalan tugas, meskipun ada keputusan Menteri Hukum dan HAM mengesahkan kepengurusan hasil Munas Jakarta Agung Laksono.

“Prinsipnya kita tunggu putusan pengadilan. Indonesia negara hukum, bukan negara kekuasaan, karena itu produk-produk harus berdasarkan hukum. Oleh karena itu, fraksi Golkar tetap berjalan seperti biasa dipimpin Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo,” katanya saat jumpa pers di ruang Fraksi Golkar, Gedung DPR, Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan, dari keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly posisi hukumnya (legal standing) tidak berdasarkan hukum, tapi kekuasaan.

“Kita tunggu saja yang legal nanti. Secara de jure kubu Agung dimenangkan Yasona, tapi de facto kami lah yang punya kekuasaan. Dan, tidak akan ada pergantian apa-apa di Fraksi Golkar. Fraksi gak bisa direbut. Mana bisa? Lawan!,” katanya.

Usai memberikan keterangan pers, ARB bersama pimpinan Fraksi dan anggota fraksi Golkar mengelar rapat internal menyikapi putusan Menkumham.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Golkar versi Munas Ancol, Agus Gumiwang Kartasasmita meminta Ketua dan Sekretaris Fraksi Golkar hasil Munas Bali, Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo untuk mengemas barang-barangnya dari ruang fraksi.

Selain itu, Agus didampingi oleh Sekretaris Fraksi Golkar, Fayakhun Andriady mendatangi ruangan ketua fraksi dan ruang sekretaris fraksi yang terletak di lantai 12 Gedung Nusantara I DPR RI.

“Inilah ruang kami sebagai pimpinan fraksi Golkar. Ini pertama kali kami injakkan kaki di ruangan kami ini,” kata Agus.

Namun, Ade yang saat itu ada di dalam ruangan bersama pengurus fraksi Golkar tak keluar sama sekali.

“Bila dalam waktu 5 menit, beliau tidak keluar, kami terpaksa mohon izin dan akan cari cara lain untuk kesini,” kata Agus.(An)