Munas Peradi Diharap Lahirkan Ketum Pemersatu Organisasi Advokat

Makassar, Sayangi.com – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menggelar musyawarah nasional di Makasar 26 -28 Maret 2015. Momen ini di antaranya mengagendakan pemilihan Ketua Umum Peradi yang baru.

“Harapan kita Munas ini mampu melahirkan ketua umum yang kompeten dan kridibel mengelola organisasi Peradi secara transparan dan akuntabel. Sosok Ketum diterima kalangan luas advokat dan pemersatu organisasi advokat yang terbelah,” kata anggota Peradi, Martimus Amin kepada wartawan, Rabu (25/3/2015).

Selain itu, menurut Martimus, Munas kali ini juga bisa melahirkan nahkoda yang bisa mendorong Peradi sebagai wadah tunggal organisasi advokat (single bar). Sehingga dengan begitu akan lebih mudah dilakukan pengawasan dan pendisiplinan profesi advokat. 

“Setiap pelanggaran kode etik oleh advokat dapat ditindak secara cepat dan tegas oleh organisasi,” jelas salah satu advokat ini.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Munas ini dapat menjadikan Peradi pengawal negara hukum dalam mencegah perundangan tidak bertentangan dengan Konstitusi. Mengkritisi policy pemerintah yang dinilai merugikan kepentingan rakyat Indonesia
“Peradi sebagai lokomotif pelayan hukum dan keadilan bagi masyarakat tidak mampu (probono), serta organisasi independen dalam melaksanakan tugas pembelaan terhadap Warga Negara Indonesia, tanpa memandang sekat ideologi dan latarbelakang politik, ras, agama, warna kulit, gender, strata sosial, ekonomi, budaya, agama, dan suku,” paparnya. 
“Peradi menjadi penyelenggara tunggal kursus dan ujian profesi advokat yang selektif, sehingga melahirkan advokat-advokat berkualitas dan bertanggungjawab penuh pada profesinya.”