Diduga Terkait ISIS, Anak Abu Jibril Tewas di Suriah

Foto: fb

Jakarta, Sayangi.com – Salah Satu putera Wakil Amir Majelis Mujahidin Abu Muhammad Jibril Abdurrahman atau dikenal dengan Abu Jibril, Muhammad Ridwan Abdurrahman Alias Abu Umar, meninggal dunia di Suriah, Kamis (26/3). Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan dia mendapat informasi tersebut langsung dari pihak keluarga.

“Ya. Saya dapat informasi dari keluarganya,” kata Al Chaidar, Kamis (26/3).

Informasi tersebut kemudian disampaikan Al Chaidar melalui laman Facebook-nya. Dia menyampaikan bahwa Ridwan, putra Abu Jibril, tadi sore Insya Allah syahid di Idlib, Suriah. Chaidar pun mengunggah foto Ridwan yang tampak duduk di bebatuan sambil memegang senjata laras panjang.

Idlib selama ini menjadi kancah peperangan bagi kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melawan tentara pemerintahan Suriah. Akhir Oktober 2014, militan ISIS merebut kota itu dan membantai ratusan tentara Suriah. Namun, hingga kini belum ada informasi yang menyebut Ridwan bergabung dengan ISIS.

Abu Jibril sendiri mengatakan, puteranya tidak bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) di Suriah. Namun ia mengakui anaknya tersebut memerangi pasukan pemerintah Suriah, bergabung dengan kelompok Al Qaeda.

“Anak saya tujuh bulan lalu berangkat, membantu kaum muslimin di Suriah. Dia bergabung dengan Al Qaeda untuk memberantas Syiah,” ungkap Abu Jibril.

Saat kedatangan Ridwan, kata dia, ISIS belum ada di Suriah. Namun, dia tidak mengetahui bagaimana caranya Ridwan bisa bergabung kedalam Al Qaeda.

“Pada saat itu belum ada ISIS di Suriah, anak kami ikut kelompok Al Qaeda. Dia awalnya membawa bendera MMI, karena belum menemukan ISIS, anak saya bergabung dengan Al Qaeda,” pungkasnya.