Massa Aswaja Datangi PPATK Serahkan Bukti Korupsi UPS

Jakarta, Sayangi.com – Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) mendatangi kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kedatangan massa Aswaja ke PPATK adalah untuk melaporkan bukti dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Seksi Bidang Saran dana Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan Zainal Soleman terkait kasus pengadaan uninterrupted power supply (UPS) pada APBD-P DKI 2014. Laporan bukti tersebut pun langsung diterima oleh perwakilan PPATK.

Dalam orasinya, Presiden Aswaja Al Riantoby juga mendesak agar perusahaan milik Alex Usman dan keluarga, seperti PT Quatech, PT Four A, dan PT Asri Cahaya Gemilang diperiksa karena diduga menjadi tempat untuk mengamankan uang hasil korupsi APBD 2013 dan 2014.

“Kami juga meminta supaya anak Alex Usman yakni Rina Aditya Sartika segera diperiksa karena diduga terindikasi korupsi pengadaan enam buku karangannya,” kata Riantoby di depan gedung PPATK, Kamis (2/4).

Setelah dari PPATK, massa Aswaja  menggelar aksinya di Balaikota Jakarta dan DPRD DKI Jakarta. Di Balaikota, Aswaja meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memecat Alex Usman dari jabatannya saat ini karena sudah menjadi tersangka dugaan korupsi UPS yang ditangani Mabes Polri.

Di DPRD DKI Jakarta, massa mendesak Fraksi Gerindra memecat anggotanya, Rina Aditya Sartika, karena diduga terindikasi korupsi pengadaan enam buku karangannya.

“Kami minta dewan bersedia menerima laporan ini dan ditindaklanjuti. Kami akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegas Riantoby.