DANREM 061/SK Ingatkan Ponpes Tidak Terpengaruh Paham ISIS

Bogor, Sayangi.com – Komandan Korem 061/Sk  Kolonel Inf Fulad, S.Sos, M.Si.  menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Minhaj Islamic Boarding School (Pondok Pesantren Al-Minhaj AL-Islamy) Jl.Raya Sukabumi Kp.Cinagara, Caringin, Bogor, Minggu (12/4).

Dalam sambutannya Danrem 061/Sk mengingatkan tentang paham ISIS yang merupakan  sebuah gerakan radikal yang bercita-cita mendirikan kembali Kekhalifahan Islam mulai dari Irak dan Suriah. Gerakan radikal ISIS menggunakan segala macam cara baik kejahatan maupun kekejaman.  Mereka tidak ragu membantai siapapun termasuk sesama muslim dan bahkan para ulama yang tidak mendukung, ISIS menghancurkan Mesjid dan Gereja.

“Yang lebih memprihatinkan ialah gerakan ISIS memiliki daya tarik yang luar biasa, hingga bisa merekrut banyak pemuda dari seluruh dunia termasuk Indonesia,” kata Fulad saat menyampaikan pidatonya.

Ia menerangkan,  pemuda Indonesia yang bergabung dengan ISIS tidak paham gerakan apa yg mereka ikuti itu.  Mereka hanya berpikir tentang bagaimana berjuang untuk Islam, tanpa sadar bahwa ISIS sendiri telah melanggar kaidah-kaidah dan ajaran Islam.

Danrem menjelaskan  ciri-ciri  paham radikalisme dan ekstrimisme yang serupa dengan ISIS. Pertama,  paham takfiri, yakni paham yang mudah mengkafirkan pihak lain yang berbeda dengan dirinya.  Implikasi dari paham takfiri yaitu tindakan kekerasan.

Ciri lainnya, lanjut Fulad, yakni menyederhanakan pengertian jihad menjadi pembunuhan. Baik dengan mengorbankan nyawa sendiri ataupun orang lain.

“Didalam Islam makna jihad begitu luas. Jihad bisa  berarti membantu orang lain, membantu kesejahteraan umum dan menebarkan kemaslahatan bersama,” terangnya.

Disisi lain Danrem 061/Sk menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAWbertujuan mengingat kembali perjalanan sejarah Rasulullah SAW dalam mendakwahkan Islam.

“Nabi Muhammad SAW memiliki sifat kasih kepada umatnya, rahmat kepada seluruh makhluk dan selalu menginginkan kebaikan kepada umat manusia,” tandasnya.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan beberapakegiatan  yang dilaksanakan berkaitan dengan keagamaan diantaranya; Lomba ceramah dan Murotal Al Qur’an yang  diharapkan dapat  membawa tugas dan peran TNI tidak hanya berperang tetapi ikut ambil bagian dalam  pembinaan melalui bidang  keagamaan untuk dapat menjadikan manusia Indonesia yang lebih baik.