Mensos Undang 12 Kepala Daerah Siapkan Launching KKS, KIP dan KIS

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Terkait dengan rencana pelaksanaan Launching Kartu Keluarga Sehat (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh Presiden RI, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengundang 12 Bupati dan Walikota dari Klaten, Sleman, Papua, Papua Barat, Jakarta Timur, Malang, Belitung Timur, Jambi dan Karawang.

“Persiapan Launching di 12 kabupaten/kota sudah disetujui oleh presiden baik pada rapat sidang kabinet maupun ratas kabinet,” kata Khofifah di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (23/4).

Dijelaskan Mensos, yang diharapkan presiden adalah, pertama, launchingnya mensasar sekmentasi tertentu seperti daerah nelayan, basis petani, basis buruh dan basis pesantren. Di kabupaten/kota manapun target grupnya adalah 4  komponen tersebut.
Berikutnya, sambung Mensos, Presiden mengharapkan launchingnya di kampung, bukan di pusat kota.

“Yang ketiga, launching langsung diikuti dengan proses distribusi dalam jumlah yang masif. Artinya bukan launching formalitas. Oleh karena itu bagi desa, kecamatan, kab/kota. Kita melihat titik2 dimana peserta penerima KKS, KIP dan KIS yang datanya sudah ada di kemensos itu sudah siap di launching,” terang Mensos.

Mensos mengungkapkan, bahwa di titik tertentu akan dilakukan video confrence. Agar semua daerah baik yang sudah maupun yang belum terdata, akan memudahkan presiden melaunching kartu-kartu ini.

“Diharapkan memang vocal pointnya adalah bupati/walikota. Saya berharap kita bisa segera mensosialisasikan itu semua terutama kepada penerima manfaat,” tambah Mensos.

Menurut Mensos, pengkomunikasian kepada penerima manfaat sangat penting. Karena, katanya, sangat mungkin misalnya penerima KIP dibagi awal Mei, tapi kemungkinan pencairanya pada akhir juni.

“Karena harapannya pada saat anak-anak masuk sekolah di bulan Juli mereka akan lebih termotivasi belajarnya karena kelengkapan alat sekolahnya sudah bisa disupport dari dana KIP,” pungkasnya.