Menteri BUMN Lantik Lima Deputi Baru

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com- Menteri BUMN Rini M Soemarno menambah lima pejabat baru eselon I Kementerian BUMN sehingga total deputi berjumlah tujuh orang.

Pengangkatan deputi baru dilakukan di Kantor Kementerian BUMN, di Jakarta, Senin, yang disaksikan pejabat Kementerian BUMN dan sejumlah Direktur Utama dan Komisaris perusahaan milik negara.

Lima deputi tersebut yaitu, Edwin Hidayat Abdullah (Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN), Fajar Hary Sampurno (Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN).

Selanjutnya Pontas Tambunan (Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN), Aloysius K. Ro (Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN), Wahyu Kuncoro (Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN).

Selain itu Menteri juga mengangkat Hambra sebagai Staf Ahli Bidang Komunikasi Strategis dan Hubungan Industrial Kementerian BUMN.

Rini dalam sambutannya mengatakan, penambahan jumlah Deputi sejalan dengan tuntutan bahwa BUMN harus memberikan kinerja dan pelayanan publik yang lebih baik.

“Selain itu, BUMN juga harus berperan sebagai agent of development, yakni perpanjangan tangan pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di Tanah Air,” tegas Rini.

Untuk itu, ia meminta agar para pejabat yang baru dilantik berupaya lebih keras, bekerja lebih cepat, dan berpikir out of the box dalam menyokong kinerja BUMN di tengah perusahaan yang berjalan sangat dinamis berpikir korporat meski Kementerian BUMN itu adalah sebuah birokrasi.

Sebelumnya, pada medio Juni, Rini Soemarno juga telah melantik tiga deputi yaitu Gatot Trihargo (Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi) dari semula Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lain.

Muhamad Zamkhani (Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi), sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis menjadi, sedangkan Dwijanti Tjahjaningsih (Staf Ahli Bidang Tata Kelola, Sinergi dan Investasi), semula Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik dan Perhubungan. (Ant)