Penerbangan ke Jambi Terganggu Asap, Menag Gagal Mendarat

Foto: Antara

Jambi, Sayangi.Com– Penerbangan ke Jambi terganggu asap tebal yang berdampak pendaratan pesawat Garuda rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta) tujuan Sultan Thaha Syaifuddin (Jambi) dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Kamis pagi.

“Pesawat Garuda yang membawa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak bisa mendarat di Jambi karena kabut asap tebal,” kata Kasubag Humas Pemrov Jambi Junaidi yang dihubungi Antara di Jambi, Kamis.

Seharusnya, kata dia, Menag dan rombongan dari Jakarta tiba Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi pukul 7.30 WIB dengan menumpang pesawat Garuda.

“Informasi yang saya peroleh, tidak hanya Garuda tapi sejumlah penerbangan lain juga tidak bisa mendarat karena jarak pandang pada pagi hari itu berkisar 1.200 meter,” kata dia.

Pihak otorita Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi menyebutkan aktivitas penerbangan di bandara ini akan normal kembali antar pukul 10.30 hingga 11.00 WIB.

Junaidi menjelaskan, Penjabat Gubernur Jambi Irman, Kapolda Brigjen (Pol) Lutfi Lubihanto dan sejumlah pejabat provinsi lainnya sejak pukul 7.00 WIB telah berada di bandara untuk menyambut kedatangan Menag di daerah berjuluk “Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” itu.

299 Titik Panas di Jambi

Sebagai informasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jambi menginformasikan, sebanyak 299 titik panas atau hot spot terdeteksi di wilayah Provinsi Jambi.

“Hot spot terkini tanggal 20 Agustus 2015 pukul 05.00 Wib di Provinsi Jambi berdasarkan pantauan satelit sebanyak 299 titik,” kata Kepala Seksi dan Informasi BMKG Jambi, Kurnia Ninggsih di Jambi, Kamis.

Dia mengatakan hot spot paling banyak terdeteksi di Kabupaten Muarojambi yakni 132 titik, di susul Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 78 titik. Umumnya lahan dan hutan di dua daerah ini merupakan lahan gambut.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdeteksi 34 titik, Batanghari 14 titik, Sarolangun 12 titik, Tebo 11 titik, Merangin sembilan titik, Bungo tujuh titik Kerinci satu titik dan Kota Jambi satu titik.

“Jumlah hot spot pada Kamis meningkat signifikan dari dua hari sebelumnya yang berjumlah 107 titik, dengan tingkat kepercayaan terjadinya kebakaran 24-100 persen,” katanya menjelaskan.

Selain itu, katanya, telah terjadi penurunan jarak pandang, yakni hanya 1.000 meter di wilayah Jambi pada pukul 06.39 WIB. Akibatnya penerbangan tujuan Jambi dialihkan ke Batam.

Sumber: Antara