Yudi Latif: Ahok Sewenang-wenang Terhadap Rakyat Miskin

Jakarta, Sayangi.com – Cendekiawan muda Yudi Latif menyayangkan gaya kepemimpinan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai lebih berpihak kepada kalangan kelas sosial atas, kurang menghargai kemajemukan masyarakat, dan sewenang-wenang terhadap rakyat miskin.

“Banyak orang mendukung ahok menjadi pemimpin DKI Jakarta dengan semangat menghargai kemajemukan. Tapi sejauh ini dukungan tersebut seperti bertepuk sebelah tangan. Arus utama kebijakannya tak menghargai kemajemukan kelas-kelas sosial dalam masyarakat dan cenderung hanya berpihak pada kalangan atas,” jelas Yudi Latif dalam pernyataan kepada Sayangi.com, Jumat.

Yudi mencontohkan Pajak Bumi dan Bangunan yang dilambungkan sehingga membuat orang-orang miskin sulit tinggal di Jakarta. Hal yang berbanding terbalik dengan perlakuan gubernur terhadap para pemodal.

“Menurutnya, ‘kalau miskin jangan tinggal di Jakarta’. Penggusuran terhadap pemukiman orang-orang miskin dilakukan secara semena-mena. Sementara itu, para pemodal besar diberi konsesi-konsesi yang menggiurkan, mendapatkan lahan-lahan baru seperti lewat reklamasi bahkan izin untuk membangun Giant Sea Wall,” ujarnya.

“Kakau dia terus-menerus berbuat seperti itu, Ahok menyia-nyiakan kesempatan untuk membuktikan bahwa sebagai pemimpin yang datang dari golongan minoritas bisa berlaku adil bagi semua kalangan,” demikian Yudi Latif.