Faisal Basri Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 2016 5,4 persen

Jakarta, Sayangi.com– Pakar ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri memperkirakan ekonomi Indonesia dapat terakselerasi hingga 5,4 persen pada 2016, meskipun tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global diyakini belum mereda sepenuhnya.

Dalam diskusi yang diselenggarakan sebuah radio di Jakarta, Rabu malam, Faisal mengatakan aliran investasi yang diperkirakan tumbuh hingga 6,0 persen pada 2016 akan menjadi pendorong terbesar pertumbuhan.

“Dampak dari deregulasi izin investasi akan sangat terasa tahun depan,” kata dia.

Faisal menyambut baik rencana pemerintah untuk mempercepat realisasi belanja anggaran pemerintah. Namun, menurut dia, di sisa waktu 2015 yang tinggal tiga bulan lagi, stimulus dari realisasi anggaran pemerintah tidak akan membantu perekonomian secara signifikan.

“Kita belum bisa lepas dari investasi swasta, makanya deregulasi itu harus serius,” ujarnya.

Selain investasi, kata Faisal, konsumsi rumah tangga juga akan menopang pertumbuhan 2016. Dengan catatan, pemerintah mampu memulihkan daya beli masyarakat dan mengangkat konsumsi rumah tangga ke atas 5,0 persen, setelah turun ke 4,9 persen pada triwulan II 2015.

Faisal menuturkan salah satu kebijakan efektif untuk memulihkan daya beli adalah dengan penurunan bahan bakar premium. Di sisi lain, tren harga minyak dunia terus menurun. (Ant)