Antisipasi Konflik Pilkada, Mensos Bentuk Forum Keserasian Sosial

Foto: Sayangi.Com/Emil

Makassar,Sayangi.Com– Menteri Sosial (mensos) Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan pembentukan forum keserasian sosial untuk mengantisipasi perseteruan di masyarakat akibat perbedaan politik saat pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Ini dibentuk untuk mengantisipasi dampak perbedaan politik di tingkat yang paling bawah, terutama sebentar lagi masuk Pilkada Serentak,” kata Khofifah, dalam acara deklarasi Forum Keserasian Sosial untuk wilayah timur Indonesia di Hotel Singgasana Makassar, Sumatera Selatan, Senin (28/9).

Menurut Khofifah, forum keserasian sosial untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi menimbulkan disharmoni di masyarakat, sudah sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.

“Undang-undang tersebut memberi mandat untuk menyiapkan pranata adat dan pranata sosial. Keduanya merupakan sumber daya efektif yang bisa melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya konflik sosial. Jadi harus ada semacam wadahnya untuk mengarah ke sana,” kata Khofifah.

Mensos menjelaskan, forum ini sebetulnya sudah siap sejak tahun 2006. Akan tetapi, kini dilakukan revitalisasi dari sebelumnya di tingkat desa, nantinya ada koordinasi di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

“Ini akan jadi embrio forum serupa di tingkat nasional,” katanya.

Untuk Forum Keserasian Sosial di tingkat nasional, kata Khofifah, pihaknya sudah mengkomunikasikan dengan beberapa tokoh yang dianggap sebagai guru bangsa.

“Jika kategorinya guru bangsa, Insha Allah memiliki akseptabilitas tinggi di kalangan umat lintas agama, suku, dan budaya. Ini yang sedang kita konkritkan supaya para guru bangsa berkenan memberi arahan,” ujar Khofifah.

Sebelumnya Kementerian Sosial memetakan 184 daerah di Tanah Air rawan terjadi konflik sosial karena kondisi ekonomi yang tertinggal, dan enam provinsi dinilai paling rawan.

Keenam provinsi tersebut adalah Papua, Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah.

Sumber: Antara