Deddy Mizwar Tolak Pelonggaran Penjualan Miras

Foto: Antara

Bandung, Sayangi.Com– Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai rencana kebijakan Kementerian Perdagangan untuk melonggarkan peredaran dan penjualan minuman keras (miras) bukan kebijakan yang menguntungkan.

“Saya kira melonggarkan miras bukan kebijakan yang menguntungkan. Jangan coba-coba sama barang memabukkan, barang yang memabukkan itu ibu dari segala kejahatan,” kata Deddy Mizwar, di Kota Bandung, Selasa (29/9).

Deddy menilai kebijakan mantan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel yang mengeluarkan kebijakan pengetatan penjualan miras di tempat-tempat tertentu sudah tepat.

“Pelonggaran penjualan miras adalah kebijakan yang keliru,” kata Deddy, yang kini menjabat Plh Gubernur Jabar karena Ahmad Heryawan sedang menunaikan ibadah haji.

Pemprov Jabar, ujarnya, akan mempelajari lebih lanjut tentang aturan baru dari Kementerian Perdagangan mengenai hal ini.

Deddy menekankan, aturan mengenai penjualan miras di Indonesia sebaiknya lebih diperketat bukan malah dilonggarkan.

“Kalau perlu tidak ada sama sekali. Menurut saya, miras itu merusak langsung masyarakat, menghilangkan kesadaran maka mabuk tadi adalah ibu dari semua bencana,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Perdagangan menyatakan akan merelaksasi Peraturan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 04/PDN/PER/4/2015 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengendalian Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol Golongan A.

Peraturan itu melarang penjualan miras dan minuman beralkohol di minimarket, dan hanya boleh dijual di kawasan wisata tertentu.

Sumber: Antara