Serangan Udara Rusia di Suriah Tewaskan 36 Jiwa

Foto: Syria Rebels Gathering

Damaskus, Sayangi.Com– Militer Rusia, pada Rabu (30/9), mulai melancarkan serangan udara di Suriah ke posisi-posisi penentang Presiden Bashar al-Assad.

Serangan tersebut dilakukan tak lama setelah Presiden Vladimir Putin mendapatkan dukungan aklamasi dari parlemen Rusia untuk melancarkan serangan ke Suriah.

Mengutip sumber dari otoritas pertahanan Suriah, AFP melaporkan bahwa pesawat tempur Rusia didukung pasukan Pemerintah Suriah melancarkan sejumlah serangan terhadap posisi-posisi teroris di Provinsi Hama, Homs, dan Latakia.

Pemantau hak asasi Suriah yang berbasis di Inggris melaporkan, sedikitnya 27 warga sipil terbunuh dalam serangan udara di Provinsi Homs.

Otoritas pertahanan Rusia mengatakan bahwa sasaran serangan udara ini adalah kelompok militan Negara Islam atau ISIS di Suriah, namun seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya menyebutkan kepada kantor berita Reuters bahwa sejauh ini tampaknya serangan bukan pada kawasan yang dikuasai ISIS.

Sementara BBC mengutip satu kelompok pegiat Suriah yang menyatakan bahwa serangan udara Rusia antara lain menghantam kota Zafaraneh, Rastan, dan Talbiseh yang menyebabkan jatuhnya 36 korban jiwa, termasuk anak-anak.

Kelompok pegiat itu melaporkan, daerah-daerah yang diserang di Hama sebagian besar dikontrol oleh kelompok Islam dan pemberontak moderat.

Wilayah yang diserang di Homs sebagian besar dikuasai afiliasi Al Qaeda, Front Al Nusra. Sedangkan daerah yang dihajar Rusia di Latakia sebagian besar dikuasai sebuah koalisi yang dikenal sebagai Tentara Penaklukan, termasuk di dalamnya Al Nusra.

Mereka menambahkan tak satupun kawasan itu dikuasai oleh ISIS.