Siapkan Paket III, Jokowi Berharap Bunga Bank Turun

Foto: setkab

Jakarta,Sayangi.Com– Setelah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I pada 9 September dan Paket Kebijakan Tahap II pada 29 September 2015, Pemerintah kini bersiap meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, Paket Kebijakan Tahap III yang akan dikeluarkan awal minggu depan, akan memiliki stimulus jangka pendek, insentif jangka menengah, juga insentif jangka panjang, sehingga bisa cepat dirasakan langsung oleh rakyat dan dunia usaha.

Jokowi meminta dua hal. “Pertama, apakah memungkinkan bunga bank bisa turun dengan mengefisiensikan biaya-biaya di dalam bank, tolong dihitung. Kedua, untuk meningkatkan daya beli, proyek padat karya Jumat besok harusnya sudah dikeluarkan,” katanya, saat memberikan pengantar pada rapat terbatas yang membahas masalah pemangkasan perizinan, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/10) siang.

Menurut Presiden, di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) ada yang berkaitan dengan irigasi dan dana yang diluncurkan ke daerah terutama di desa. Di Kementerian Pertanian juga ada, dana yang berkaitan dengan irigasi yang sebagian besar dikerjakan, sisanya agar segera diluncurkan.

Jokowi mengemukakan, untuk kegiatan padat karya besar ada di dana desa. Untuk itu, ia meminta Mendagri supaya betul-betul mengejarnya. “Fokuskan untuk padat karya saja. Entah membuat irigasi atau entah membuat jalan,” tutur Presiden.

Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menceritakan saat meninjau proyek irigasi di Karawang, beberapa hari lalu, dananya betul dipakai untuk selokan dan irigasi kampung, tetapi orang yang terlibat tidak banyak, kurang banyak.

“Kalau bisa melibatkan orang lebih banyak, ratusan, lima ratusan, ribuan itu yang baru padat karya,” kata Jokowi, seraya menyebut saat ia menghitung di Karawang kemarin hanya ada tujuh pekerja.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Dirut Pertamina (Persero) Dwi Sutjipto.