Advokat Ari Yusuf Amir Resmikan Kantor Baru di Epicentrum

Foto: Sayangi.Com/Bursah Zarnubi

Jakarta,Sayangi.Com– Advokat Ari Yusuf Amir, selaku managing partner AIL Amir & Associates Law Firm, Jumat (4/12) siang meresmikan kantor barunya di lantai 15 Grand Rubina Business Park, kawasan perkantoran Epicentrum Rasuna, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam acara peresmian kantor yang diselenggarakan secara sederhana itu, hadir sejumlah tokoh yang merupakan kolega Ari Yusuf Amir antara lain Menhankam Ryamizard Ryacudu, Hakim Agung Artijo Alkostar, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Tito Karnavian, Kapolda Lampung Edward Syah Pernong, aktifis senior Bursah Zarnubi, dan anggota DPR Fraksi PDIP Erwin Muslimin Singajuru.

Ari Yusuf Amir adalah advokat kelahiran Palembang yang meraih S-1 di bidang hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan S-2 dari Universitas Indonesia. Penulis buku Strategi Bisnis Jasa Advokat ini, sejak mahasiswa sudah aktif memberikan advokasi hukum di LBH Yogyakarta. Ari tercatat beberapa kali pindah kantor lawfirm, namun dikenal konsisten dalam menegakkan kepastian hukum yang berspirit keadilan.

AA & Associates, kata Ari Yusuf Amir, merupakan Kantor Advokat, Konsultan Hukum dan Konsultan Bisnis yang membantu menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat dan kalangan bisnis melalui pelayanan hukum yang bernafaskan keadilan berdasarkan prinsip Profesionalisme. Ruang lingkupnya mencakup perusahaan, lembaga keuangan, investasi, bisnis, keuangan dan perbankan, penyelesaian utang piutang, keimigrasian, pajak bea cukai, paten, hak cipta & merek, Telekomunikasi & Teknologi Informasi, Pasar Modal, Kepailitan, Perdagangan Internasional, Properti, Infrastruktur dan Pertambangan, white collar crime, money laundry, litigasi dan segala bentuk penyelesaian sengketa alternatif.

Karena Ari Yusuf Amir berasal dari Palembang dan sebagian koleganya berasal dari daerah Sumsel, hidangan yang disediakan pada acara peresmian kantor tersebut adalah masakan khas Palembang seperti mpek-mpek dan pindang patin.