Temui Jokowi, Erick Thohir Lapor Pelaksanaan Piala Presiden

Foto: setkab.go.id

Jakarta,Sayangi.Com– Meski telah sukses menggelar turnamen sepakbola Piala Presiden pada Agustus–Oktober tahun 2015, Bos Mahaka Sport Rick Thohir, selaku promotor turnamen tersebut, tak mau berandai-andai akan menggelar turnamen liga sepakbola nasional.

“Saya rasa liga itu domainnya di PT Liga, di PSSI. Saya juga tidak tahu. Tugas kita sebagai promotor kan hanya Piala Presiden saja,” kata Erick Thohir, usai bersama SC Piala Presiden Maruarar Sirait, dan perwakilan auditor Pricewaterhouse Cooper (PwC), diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/1) siang.

Erick Thohir mengungkapkan, pertemuannya dengan Presiden Jokowi dimaksudkan untuk menyampaikan laporan keuangan pelaksanaan Piala Presiden 2015 yang sudah diaudit oleh Pricewaterhouse Cooper dengan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian.

“Jadi dari segi penerimaan dan pengeluaran kas telah dilakukan secara benar,” ujarnya.

Menurut Erick, ada dana sisa sebesar Rp1,5 miliar dari total pemasukan kurang lebih sebesar Rp45 miliar.

“Jadi alhamdulillah, masih ada sisa dana Rp 1,5 miliar dan kita juga sudah bayar pajak penghasilan dan PPN kurang lebih hampir Rp 6 miliar. Jadi negara juga mendapat pemasukan,” ujarnya.

Adapun uang sisa Rp1,5 miliar, menurut Erick, sesuai dengan pembicaraan dengan Presiden mungkin kita tetap ada di-account. “Nanti mungkin di kemudian hari ada Piala Presiden lagi saya belum tahu. Masih menunggu arahan beliau,” jelasnya.

Saat ditanyakan mengenai tanggapan Presiden Jokowi, Erick menjelaskan, bahwa presiden senang terhadap pelaksanaan Piala Presiden ini. Alasannya, karena memang hasilnya baik dan tentu secara audit report juga sangat transparan dan terbuka.

Erick juga mengatakan jika laporan tersebut sudah diserahkan kepada Sesneg dan bisa dilihat akuntabilitasnya.

Mengenai rencana penyelenggaraan Piala Presiden lagi, Erick mengatakan bahwa hal itu masih menunggu arahan presiden. Namun pihaknya, sebagai promotor menyanggupi karena masih ada dana sisa dari penyelenggaraan Piala Presiden sebelumnya.

“Menunggu dari arahan Presiden, nanti. Kalau nanti beliau mengadakan lagi kita siap karena memang dananya juga masih ada walaupun tidak cukup pasti, tapi begitu,” ungkap Erick Thohir.