JK Tak Bersedia Jadi Ketua Transisi Golkar

Foto: Sayangi.Com/Emil

Jakarta,Sayangi.Com– Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menolak usulan dari kubu Golkar Agung Laksono untuk menjadi ketua transisi Partai Golkar. Menurut JK, usulan itu tidak mungkin ia terima karena dirinya sudah pernah menjadi ketua umum DPP Partai Golkar.

“Masa jadi ketua lagi? Enggaklah, saya kan pernah jadi Ketua Umum,” kata JK kepada wartawan di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (5/1).

JK yang saat ini berusia 73 tahun mengaku tak punya banyak waktu untuk mengurus partai yang pernah ia pimpin tersebut. Menurutnya, saat ini ia harus fokus menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden.

Sebelumnya, sejumlah pengurus Golkar kubu Agung Laksono, seperti Leo Nababan dan Priyo Budi Santoso, meminta JK masuk presidium penyelamat Golkar dan menjadi ketua transisi yang bertanggung jawab atas penyelenggara munas bersama. Wakil Agung Laksono dan Aburizal Bakrie jadi wakilnya.

Desakan agar Golkar menggelar munas bersama pada awal tahun ini juga disampaikan oleh Ketua Wantim DPP Golkar hasil Munas Bali Ir. Akbar Tandjung. Munas diyakini bisa menghentikan pertikaian antara kubu Agung dan kubu Aburizal Bakrie.

Akbar Tandjung mengaku khawatir dengan dampak perselisihan Golkar selama setahun terakhir. Menurutnya, dalam Pilkada Serentak tahun 2015 yang mencakup 264 daerah, Golkar hanya menang di 18 daerah.