KPK Tetapkan Politisi PDI-P Damayanti Sebagai Tersangka

Foto: Instagram

Jakarta, Sayangi.Com– Setelah melakukan pemeriksaan sejak kemarin malam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti (DWP) dan tiga orang dari pihak swasta sebagai tersangka.

Dalam keterangan pers di Gedung KPK, Kamis (14/1), Ketua KPK Agus Rahardjo mengemukakan, penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan petugas KPK pada Rabu kemarin terhadap Damayanti Wisnu Putranti (DWP), dan tiga orang dari pihak swasta yakni Julia Prasetyarini (JP), Dessy A Edwin (DAE), dan Abdul Khoir (AK).

Dalam OTT di kawasan Senayan itu, juga ikut ditangkap dua orang supir yang kemudian dilepaskan karena keduanya dinilai tidak melekat unsur pidana.

“DWP, JP, dan DAE berperan sebagai pihak penerima. Sedangkan AK selaku pihak pemberi,” kata Agus Rahardjo.

Damayanti, Julia dan Dessy disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.

Sedangkan Abdul Khoir dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Proyek di Kementerian PUPR

Menurut Agus Rahardjo, Damayanti diduga menerima suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun anggaran 2016.

Agus masih enggan menjelaskan detail proyek yang dimaksud karena khawatir informasi yang diberikan nantinya akan menghambat penyidikan di KPK.