Menang Pilpres, Tsai Ing-wen Jadi Presiden Perempuan Pertama Taiwan

Foto: cnbc.com

Jakarta, Sayangi.Com– Pemimpin oposisi Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik, unggul dalam pemilu Presiden Taiwan, Sabtu (16/1), dan akan menjadi Presiden perempuan pertama di negara itu. Pelantikan Presiden terpilih akan dilakukan pada bulan Mei 2016.

Saat lebih setengah dari seluruh kartu suara dihitung, Tsai Ing-wen yang prokemerdekaan, unggul dengan angka dukungan sekitar 60%.

Eric Chu,  calon presiden dari partai yang berkuasa, Kuomintang, yang mendukung hubungan lebih dekat dengan Cina daratan, sudah menyatakan mengaku kalah. Demikian dikutip dari BBC.Com, .

Dalam pidato kemenangannya, Tsai berjanji untuk menjaga status quo terkait hubungan dengan Cina, dengan menambahkan bahwa pemerintah di Beijing harus menghormati demokrasi di Taiwan.

Kedua negara, kata politikus berusia 59 tahun tersebut, juga harus menjamin tidak melakukan provokasi.

Para analis mengatakan, kemenangan Tsai Ing-wen berpotensi “mengganggu hubungan dengan Cina” yang selama ini menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri.

Pemilu digelar hanya beberapa bulan setelah berlangsung pertemuan bersejarah antara pemimpin Taiwan dan Cina.

KMT mendominasi panggung politik Taiwan dalam 70 tahun terakhir dan mencatat prestasi, di antaranya adalah hubungan yang lebih hangat dengan Beijing.

Pada Pemilu Presiden 2012, Tsai Ing-wen juga mencalonkan diri namun hanya mengumpulkan 45,6 persen suara, kalah dari calon incumbent Ma Ying-jeou yang terpilih untuk kedua kali.