Aburizal Sarankan Munas Golkar Sebelum Bulan Puasa 2016

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.Com– Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie menyatakan, jika Rapimnas memutuskan untuk menyelenggarakan munas luar biasa (munaslub), ia akan patuh dan loyal terhadap keputusan itu.

“Rapimnas harus segera bersikap atas penyelenggaraan Munaslub. Kalau memang mau Munaslub saya sarankan sebelum bulan puasa tahun ini,” kata Aburizal pada pembukaan Rapimnas Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (23/1) malam.

Aburizal mengatakan jika Munaslub dilakukan sebelum bulan puasa, yang diperkirakan jatuh pada Juli 2016, maka Golkar memiliki cukup waktu melakukan konsolidasi untuk menyongsong Pilkada serentak tahun 2017.

Menurut Aburizal,  munaslub tidak diperlukan dalam situasi normal. Tetapi dalam kondisi internal Golkar yang kurang kondusif seperti saat ini, perlu ditempuh jalur yang tidak normal

Ketua Panitia Rapimnas Golkar Nurdin Halid, dalam sambutannya, juga membuka opsi penyelenggaraan Munas jika peserta Rapimnas menghendakinya.

Rapimnas yang diikuti oleh sekitar 500 peserta dan akan berlangsung hingga Senin (25/1) ini dibuka oleh sesepuh Golkar yang juga merupakan Presiden RI ke-3, BJ Habibie. 

Hadir pada pembukaan Rapimnas Golkar ini antara lain Ketua DPD Irman Gusman, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan, Ketua DPR Ade Komaruddin, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PPP hasil Munas Jakarta Djan Faridz, dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoe.

Ketua Dewan Penasihat Golkar hasil Munas Bali Akbar Tandjung dan Wapres Jusuf Kalla tidak hadir dalam acara pembukaan Rapimnas tersebut. Pengurus Golkar kubu Agung laksono juga tidak nampak hadir, kecuali Yorrys Raweyai yang memang sudah bergabung ke kubu Aburizal sejak beberapa waktu lalu.