Iran dan Cina Pererat Hubungan Ekonomi dan Politik

Foto: AP

Teheran, Sayangi.Com– Iran dan Cina membuat kesepakatan untuk mempererat hubungan ekonomi dan politik, setelah pemimpin kedua negara itu melakukan perundingan di Teheran pada Sabtu (23/1) waktu setempat.

Dikutip dari BBC.Com, Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Iran Hassan Rouhani menandatangani 17 kesepakatan mencakup berbagai bidang, mulai dari energi, teknologi, pariwisata, dan usaha meningkatkan perdagangan.

Berbicara di televisi nasional, Presiden Irani Hassan Rouhani mengatakan bahwa dirinya dan Presiden Xi Jin Ping telah menandatangani dokumen berjangka 25 tahun yang komprehensif mengenai hubungan strategis kedua negara.

“Kami juga mendiskusikan masalah terorisme, ketidakstabilan di Timur Tengah, ilmu pengetahuan, budaya, masalah keamanan dan pertahanan,” kata Rouhani.

Presiden Cina Xi Jinping merupakan pemimpin pertama yang mengunjungi Iran sejak pencabutan sanksi internasional pada minggu lalu. Xi Jinping juga merupakan presiden Cina pertama yang mengunjungi Teheran selama lebih dari satu dekade.

Dalam kunjungan selama 24 jam ini, Presiden Xi Jinping juga dijadwalkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Cina merupakan mitra dagang terbesar Iran dan kedua negara berharap hubungan yang kuat akan terus berlanjut pasca pencabutan sanksi internasional.

Seperti diketahui, Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), telah mencabut berbagai sanksi ekonomi terhadap Iran. Keputusan itu diambil dalam pertemuan di Wina, Austria, pada Sabtu malam, menyusul pernyataan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) bahwa Iran telah merampungkan segala langkah yang diperlukan untuk menerapkan kesepakatan nuklir.