SOKSI Dukung Munaslub Golkar, Kosgoro 1957 Menolak

Foto: istimewa

Jakarta, Sayangi.Com– Dua ormas pendiri Partai Golkar berbeda sikap tentang wacana Munaslub, yang dilontarkan oleh Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie pada pembukaan Rapimnas Golkar Sabtu (23/1) malam.

DPP Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang dipimpin Ade Komaruddin (Akom) mendukung penuh pelaksanaan Munas atau Munas Luar Biasa Golkar sebagai penghormatan terhadap apa yang disampaikan oleh Aburizal Bakrie. Sebaliknya, Kosgoro 1957 yang dipimpin Aziz Syamsuddin menolak tegas usulan munaslub dengan alasan masih menunggu putusan hukum di MA.

Sikap SOKSI disampaikan oleh Sekjen DPP Firman Subagyo. “Terkait pelaksanaan munaslub, kami menganggap ini adalah etika politik yang sangat baik dari Ketua Umum untuk mengedepankan kepentingan partai,” kata Firman, saat menyampaikan pandangan umum di forum Rapimnas Partai Golkar, di Jakarta Convention Center, Minggu, (24/1).

Menurut Firman, pandangan itu sejalan dengan hasil Munas SOKSI beberapa waktu lalu, yang prihatin dengan situasi Partai Golkar saat ini dan meminta agar semua komponen partai berkumpul untuk mencapai tujuan bersama di masa datang.

“SOKSI mendorong Golkar melakukan Munas sebelum bulan puasa mendatang. Pidato Ketua Umum semalam merupakan perintah yang tidak bisa ditawar,” kata Firman.

Firman menyatakan, SOKSI mendorong agar dilakukan regenerasi Partai Golkar demi meningkatnya kematangan, loyalitas serta kemampuan individualitas anggota.

“SOKSI juga mendorong agar Golkar mendukung pemerintahan Jokowi dalam melaksanakan program demi rakyat,” tegas Firman.

Berbeda dengan SOKSI, Kosgoro 1957 justru menolak tegas penyelenggaraan Munas atau Munaslub.

Saat menyampaikan pandangan umum di forum Rapimnas, Minggu (24/1), Sekjen Kosgoro 1957 Bowo Sidik Pangarso mengatakan, upaya kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang memenangkan Munas Bali masih berproses di MA, dan itu harus dihargai.

“Kosgoro meminta Munaslub jangan dilaksanakan, menunggu keputusan MA yang insya Allah akan keluar dan memenangkan kita bersama,” kata Bowo.