Indonesia keluarkan imbauan perjalanan WNI ke Belgia

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah Indonesia mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advice) bagi warga negara Indonesia (WNI) yang akan berkunjung ke Belgia terkait situasi keamanan di Brussels pasca serangan bom di kota tersebut.

“Kami (Kementerian Luar Negeri) sudah mengeluarkan travel advice dan itu ada juga di website Kemlu. Kami memberikan imbauan kepada WNI,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Jakarta, Kamis.

Pemerintah Indonesia mengeluarkan imbauan perjalanan itu sehubungan dengan terjadinya aksi teror di beberapa lokasi di kota Brussels, dan peningkatan status keamanan menjadi tingkat tertinggi oleh Pemerintah Belgia.

Pemerintah Indonesia mengimbau kepada seluruh WNI yang saat ini berada di Belgia, khususnya di Brussels, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat-tempat yang dapat menjadi target aksi teror.

Selanjutnya, WNI juga diingatkan agar selalu mengikuti petunjuk serta arahan otoritas setempat, memastikan keamanan pribadi dan memperhatikan lokasi-lokasi yang dapat dikunjungi.

Bagi WNI yang berencana untuk mengunjungi Brussels agar mempertimbangkan faktor kepentingan untuk kepergian, dan apabila memungkinkan sementara menunda kepergian.

Apabila WNI tetap melakukan perjalanan ke Belgia, WNI diimbau untuk mendapatkan informasi yang lengkap terlebih dahulu terkait keadaan keamanan di tempat yang akan dituju.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels melaporkan bahwa, kondisi keamanan di Brussels masih berstatus siaga level empat (level tertinggi). 

Bandara Internasional Zaventem hingga 25 Maret 2016 masih akan ditutup, sementara jalur kereta bawah tanah juga masih dikurangi.

Bagi warga negara Indonesia di Belgia yang memerlukan bantuan dan informasi dapat menghubungi hotline KBRI Brussels pada nomor +32 478957214 atau +32 478405728. Adapun Pemerintah Belgia membuka jalur resmi informasi melalui “Crisis Centre”(crisiscentrum.be dan centredecrise.be) dan nomor hotline +32 78151771

Pada Selasa, sekitar pukul 08.00 waktu setempat, terjadi dua ledakan di aula keberangkatan internasional di bandar udara Zaventem, yang menyebabkan setidak-tidaknya 14 orang tewas, disusul ledakan di stasiun metro Malbeek satu jam kemudian, yang menewaskan 20 orang.

Keamanan di Brussel pada Rabu belum pulih, dengan kesiagaan masih pada tingkat tertinggi.

Menteri Dalam Negeri Belgia menyampaikan bahwa pemerintah Belgia berupaya mencari pelaku pemboman dan penyelidikan terus berlangsung.

Bandar udara Zaventem masih ditutup. Hanya pesawat asing tanpa penumpang boleh mendarat. Sementara itu, jalur kereta bawah tanah juga masih dikurangi, tetapi sekolah tetap dibuka.

Pemerintah Belgia mengumumkan tiga hari berkabung nasional hingga Minggu. Hingga Rabu, pemerintah Belgia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai daftar korban, khususnya terkait kewarganegaraan dan keadaannnya. Terdapat lebih dari 200 korban luka tersebar di sekitar 20 rumah sakit di Brussels dan sekitarnya. (An)