Ahok Tersangka, PDIP Instruksikan Kader Kedepankan Kepentingan Bangsa

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh anggota dan kader partai tersebut bersikap tenang, disiplin, dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dalam menghadapi
persoalan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyampaikan instruksi tersebut di hadapan pers di Jakarta, Rabu.

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, diusung oleh PDI Perjuangan dan tiga partai politik lainnya.

“PDI Perjuangan tetap memberikan dukungan pada pasangan Ahok-Djarot. Jadikan ini semua sebagai pelajaran terbaik bahwa Partai dan seluruh jajarannya harus bersikap rendah hati terhadap rakyat,” katanya.

Menurut Hasto, apa yang terjadi saat ini tidak menyurutkan langkah PDI Perjuangan untuk terus berjuang bagi DKI Jakarta ke depan yang lebih baik.

Kepada seluruh anggota dan kader partai, Hasto juga meminta untuk terus-menerus membangun tali silaturahim, mewujudkan partai sebagai jembatan persaudaraan dan terus melakukan dialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.

“Pertegas komitmen PDI Perjuangan bahwa cara memenangkan pilkada adalah dengan merebut hati rakyat. Para kader partai agar terus melakukan konsolidasi,” katanya.

Hasto menegaskan, PDI Perjuangan melarang cara-cara memenangkan pemilu yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

PDI Perjuangan, katanya, juga menempatkan rakyat sebagai hakim tertinggi untuk menentukan pasangan kepala daerahnya yang terbaik.

“Rapatkan barisan, perkuat koordinasi dan komunikasi. PDI Perjuangan selalu berjuang bagi tegaknya Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan kebhinekaan Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan, kader PDI Perjuangan juga harus menciptakan suasana kondusif sesuai dengan harapan setiap warga negara yang merindukan ketentraman dan keharmonian.

Pada kesempatan tersebut, Hasto meminta kantor PDI Perjuangan difungsikan sebagai rumah rakyat dan setiap saat siap menerima perintah harian dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (An)