Pilgub DKI, Rhoma Irama: Partai Idaman yang Pasti tidak Dukung Tersangka

Ist

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Partai Idaman) Rhoma Irama, mengaku belum memutuskan siapa yang bakal didukung partainya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Namun ia memastikan bahwa calon yang didukung tidak berstatus tersangka kasus hukum.

Rhoma mengaku, dalam pilkada DKI tersebut pihaknya telah diminta untuk mendukung dari para pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017. Namun, ia hanya mengisyaratkan hanya ada dua dari tiga pasangan calon yang meminta dukungan resmi ke partainya.

“Dua-duanya. Saya sudah uraikan, kita akan menentukan pilihan, setelah pleno nanti. Secepatnya kita akan pleno nanti. Kita akan tentukan dukungan Idaman. Untuk dukung siapa di pilkada DKI Jakarta kita akan pleno, yang pasti bukan tersangka lah,” kata Rhoma di Kantor DPP Partai Idaman Jalan Dewi Sartika No. 44, Cawang Jakarta Timur, Kamis (15/12/2016).

Isyarat dari pernyataan Raja Dangdut ini mengarah pada Cagub DKI Nomor Urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama, dan kini sedang menjalani proses persidangan.

Untuk menentukan siapa cagub/cawagub yang bakal dipilih, Rhoma mengaku pihaknya perlu melakukan rapat pleno terlebih dahulu.

“Dukungan ke Cagub DKI kita lalui pleno dulu, karena ini (Pilkada) serentak. Tapi sudah ada juga yang minta dukungan langsung ke Partai Idaman karena Pilkada kan nggak hanya DKI,” jelasnya.

“Banyak faktor yang harus kita nilai, dan Insya Allah minggu ini akan dilakukan pleno.”