Kepung PN Jakut, Parmusi dan Ribuan Kaum Ibu Demo Tuntut Ahok Dipenjara

Ist

Jakarta, Sayangi.com – Ribuan massa hari ini, Selasa (27/12) memadati Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka menuntut agar Basuki T Purnama (Ahok) segera dipenjara.

Massa berasal dari berbagai organisasi masyarakat. Di antaranya dari Parmusi, Gerakan Ibu Negeri (GIN), dan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Sebagian dari mereka bahkan sudah berada di ruang sidang Koesoemah Atmadja sejak pukul 07.00 WIB.

Sebagian pengunjung sidang terpaksa berdiri di sisi bangku mengingat ruangan hanya berkapasitas sekitar 80 orang. Sementara itu, ribuan orang lainnya yang ingin menyaksikan sidang secara langsung, terpaksa menunggu di luar Gedung PN Jakarta Utara yakni di Jalan Gadjah Mada No.17 (bekas Gedung PN Jakarta Pusat). Sidang akan dimulai pukul 09.00 WIB.

Dalam berbagai poster yang dibawa massa bertuliskan desakan agar Ahok segera dipenjara. Beberapa poster berisi kalimat, “100 Juta Ibu Negeri Tuntut Ahok Diadili”, “Penista agama adalah sampah masyarakat dan musuh negara #PenjarakanAhok”, “Penista Agama = Anti Bhinneka Tunggal Ika”.

Sidang ketiga ini, beragendakan pembacaan putusan sela dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Jika majelis hakim menerima eksepsi terdakwa perkara penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok) dan tim penasihat hukum, hari ini Ahok akan bebas dari segala tuduhan dan sidang berakhir. Sebaliknya, jika eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa dan tim penasihat hukum pada sidang perdana ditolak, proses hukum terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi pada sidang berikutnya.

Diketahui, pada sidang kedua pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beserta tim penasihat hukumnya.

Jaksa mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif Pasal 156a KUHP atau Pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama.