Kapolri Ungkap Penyebar Berita Hoax Gunakan Robot dan Orang Bayaran

Ist

Cimahi, Sayangi – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap penyebaran berita hoax di internet. Menurut Tito, berita-berita bohong itu banyak dilakukan oleh mesin dan tenaga-tenaga profesional bayaran.

Kendati demikian, Kapolri menegaskan pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk meng-counter kabar-kabar hoax tersebut.

“Antisipasinya, kita akan meng-counter. Cuma sekarang repotnya mereka menggunakan mesin atau robot. Ternyata ada juga mereka menggunakan jasa tenaga profesional, mereka bisa bayar dan kontennya apa bisa viral,” kata Tito di Mapolres Cimahi, Jawa Barat, Selasa (3/1/2017).

Untuk mengantisipasi beredarnya kabar hoax itu, Kapolri menyiapkan dua langkah, yakni langkah yang soft dan penegakan hukum secara langsung.

Langkah yang soft dilakukan di antaranya dengan cara meng-counter, menetralisir, dan menyerang dengan menggunakan teknik-teknik IT.

“Lalu melakukan penegakan hukum dengan menangkap mereka,” ujar Tito.

Diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, Presiden Joko Widodo juga menyatakan resah dengan media sosial yang banyak menyajikan informasi yang tidak akurat (hoax). Oleh karenanya, Jokowi meminta agar pelaku penyebaran ujaran kebencian dan berita palsu alias hoax ditindak tegas dan keras.