Laskar Sakera Madura Galang Suporter Untuk MU

Jakarta, Sayangi.com – Madura United FC (MU) sebagai pendatang baru dalam persepak bolaan Indonesia telah mengukir prestasi luar biasa pada tahun 2016. Klub sepak bola asal pulau Madura, ini pada musim Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu, tim berjuluk “Sape Kerrab” itu masuk tiga besar. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran tokoh madura bapak Achsanul Qosasih yang menjadi CEO Madura United.  

Demikian pandangan Koordinator Presidium Laskar Sakera Madura, Muhlis Ali, dalam pernyataannya yang dirilis dalam rangka Hari Ulang Tahun Madura United di Jakarta, Selasa (10/1)

Sebagai tim baru dalam kancah persepakbolaan Nasional, menurut Muhlis, kehadiran Madura United tampil mengejutkan dengan menjadi juara paruh musim kejuaraan ISC 2016.

Dimana kala itu, Madura United berhasil mengalahkan klub-klub besar seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Persib Bandung, Arema Cronus hingga Sriwijaya FC.

Menurut Muhlis, seluruh masyarakat Madura berharap agar Madura United dimasa depan akan menjadi klub besar yang akan sangat diperhitungkan oleh klub-klub lainnya di Indonesia. Upaya untuk menjaga performa MU perlu mendapat dukungan dan suport dari masyarakat Madura di seluruh penjuru tanah air. Masyarakat madura tersebar luas di seluruh Indonesia, hal ini akan menjadi pendukung utama (suporter fanatik) dimanapun MU bermain diseluruh penjuru tanah air.

“Untuk menyatukan potensi suporter yang sangat besar ini, khususnya para pemudanya,  warga Madura perlu memperkuat jaringan anak-anak muda di seluruh Indonesia. Disinilah pentingnya keberadaan  Laskar Sakera Madura sebagai pemersatu seluruh potensi warga Madura khususnya pemudanya dalam memajukan persepakbolaan Madura melalu Madura United,” kata Muhlis.     

Menanggapi performa Tim Madura United di Musim ISC 2017 tahun ini, Laskar Sakera Madura Pendukung Madura United menegaskan, akan menyiapkan suporter dan pendukung di semua basis Madura di seluruh Indonesia untuk hadir menonton setiap pertandingan Madura United pada musim ISC 2017.

“Kehadiran Laskar Sakera Madura sebagai komunitas suporter pendukung Madura United bukan hanya sekedar menonton pertandingan. Tapi akan menjadi duta perdamaian disetiap pertandingan,” terang Muhlis.

Pria yang juga Ketua Umum Himpunan Generasi Muda Madura (HIGEMURA) membeberkan, Laskar Sakera Madura dibentuk sebagai wadah berhimpun generasi muda lintas profesi, yang programnya di samping mendukung Madura United sebagai tim sepak bola kebanggaan warga Madura, juga untuk membina, memberdayakan dan mengembangkan para pemuda Madura. Laskar Sakera Madura juga akan melaksanakan pelatihan dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Dikatakannya, di samping sebagai suporter MU, Laskar Sakera Madura akan bekerja sama dengan semua pihak baik kelompok suporter klub, kepolisian, pemerintah daerah dan juga seluruh elemen anak bangsa guna mewujudkan sportivitas dalam pertandingan sepakbola baik didalam ataupun di luar lapangan.

“Kedepan bentrok antar suporter pendukung harus dihentikan. Sepakbola harus menjadi tontonan menarik dan menjadi ajang bertemunya elemen anak bangsa disemua lapisan, dan khusus di Pulau Madura, tidak ada istilah barat-timur, semua harus bersatu memajukan Madura” tuturnya.

Ia menambahkan, pada musim 2017 ini, dirinya sudah menargetkan Laskar Sakera Madura Pendukung Madura United, akan terbentuk diberbagai daerah, seperti Malang Raya, Surabaya, Jabodetabek, Bandung, Pontianak, Balikpapan-Samarinda dan Banjarmasin.

“Dalam waktu dekat Laskar Sakera Madura akan kita bentuk untuk mendukung Madura United saat bertanding. Sehingga mereka bisa menjadi pemain ke 12 disemua pertandingan Madura United. Untuk itu kita perlu dukungan dari tokoh-tokoh madura seperti, H. Achsanul Qosasih, H Muhammad Rawi, Prof. DR. Mahfud MD, H. Akhmad Zaini, MA, H. Muchayi, H. Abdurrahman (H. Hoddin), H. Moch. Nizar Zahro, H. Achmad Marjuki, HR. Ali Badri, H. Abdul Hafid, H. Imam Syafiih, dan H. Zaini Sidi” pungkas Muhlis Ali yang juga mantan Ketua DPP KNPI itu.