Tito Minta Anggota Polri Hindari Korupsi, Kekerasan dan Arogansi

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta jajaran kepolisian untuk menekan budaya korupsi, menghindari kekerasan dan menghindari sikap arogan. Hal itu disampaikan Tito saat membuka Rapat Pimpinan Polri 2017 yang digelar di PTIK Jakarta, Rabu (25/1).

Dalam pidatonya, Tito mengatakan instansi Polri harus meningkatkan kepercayaan publik. Karena itu dia mengimbau anggotanya agar memperbaiki kultur yang ada. Terutama untuk mengurangi tindakan korupsi, arogansi, dan menhindari cara-cara kekerasan.

“Kita harus mengurangi dan menekan budaya korupsi, menekan kekerasan, mengurangi dan menekan arogansi,” kata Tito Rabu (25/1/2017).

Dikatakannya, instansi Polri adalah lembaga yang sebelumnya kurang dipercaya publik. Namun, pada survei di akhir tahun 2016, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat hingga 71,1%. Polri berada di posisi empat, di bawah Lembaga Kepresidenan, TNI, dan yang peringkat satu adalah KPK.

“Survey di akhir tahun 2016, kepercayaan publik naik hingga 71,1%. Kita bertahan di nomor empat saja sudah bagus,” Tegas Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu berharap melalui Rapim tersebut, jajaran polri dapat menyamakan langkah dan visi. Apalagi di tahun 2017 Polri menghadapi banyak tantangan yang penuh dinamika. Di antaranya adalah pilkada di 101 titik.

“Kita lihat saat ini ada polisarisasi di masyarakat sebagai ekses dari proses pilkada. Keamanan pasca-pilkada juga menjadi perhatian karena akan menimbulkan pro dan kontra,” kata Tito.

Dalam acara yang digelar rutin setiap tahunnya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polri, pejabat Polda, serta pejabat negara, hingga Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Hadir pula Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko Polhukam Wiranto, Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Presiden Jokowi juga akan hadir pada acara ini.

“Mudah-mudahan di akhirnya kita memiliki persepsi yang sama tentang apa yang akan kita lakukan di 2017,” tutup Tito.

Rapim Polri kali ini mengambil tema “Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak tahun 2017”. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 27 Januari 2017.