Antasari Azhar: Grasi Ini Bermakna Buat Saya, Keluarga dan Bangsa

Foto: Antara

Tangerang, Sayangi.Com– Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengucap syukur setelah mendapat kabar bahwa Presiden Joko Widodo mengabulkan permohonan grasi yang ia ajukan.

“Alhamdulillah jika grasi itu memang dikabulkan,” kata Antasari, saat ditemui di Lapas Pemuda Tangerang, Rabu (24/1).

Antasari mengatakan, ia mengetahui kabar mengenai dikabulkannya grasi tersebut pada siang ini sekitar pukul 11.30 WIB. Ia langsung mendatangi Lapas Pemuda Tangerang untuk mengetahui secara pasti mengenai grasi tersebut.

Ia menyebut permohonan grasinya yang dikabulkan Presiden memiliki makna sangat luas, bukan hanya untuk dirinya, namun juga bagi keluarga dan bangsanya.

“Sekecil apapun usaha yang kita lakukan dan berhasil, harus kita syukuri. Grasi ini memiliki makna buat saya, keluarga dan bangsa Indonesia,” katanya.

Antasari mengaku masih menunggu kepastian grasi dengan mendapatkan salinan keputusan grasi itu, sebelum mengambil langkah-langkah setelah bebas sepenuhnya dari penjara.

Dia juga masih belum tau pasti bagaimana cakupan bebas dalam surat grasi itu. Yang jelas, dia berharap kasus yang menimpanya tidak terjadi atau menimpa orang lain.

“Semoga ke depannya, kasus seperti ini tak lagi terulang,” kata Antasari.

Seperti diketahui, Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan setelah dinyatakan terbukti membunuh Nasrudin Zulkarnaen, Direktur Putra Rajawali Banjaran. Antasari melalui kuasa hukumnya mengajukan banding, kasasi, serta peninjauan kembali, namun ia tetap dihukum.

Pada 10 November 2016, Antasari Azhar meninggalkan LP Tangerang dengan status bebas bersyarat sejak ditahan pada Mei 2009.

Sumber: Antara